109 Lulusan SDIT dan IUIBS Insan Utama Dilepas dalam Haflah Akhirussanah 2026

  • Jun 06, 2026
  • Adnan Nurtjahjo
  • Pendidikan

Sleman — Sebanyak 109 peserta didik yang terdiri atas 101 siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Insan Utama angkatan ke-19 dan 8 santri Pondok Insan Utama Islamic Boarding School (IUIBS) Ambarketawang, Gamping, Sleman, angkatan ke-3 resmi dilepas dalam Haflah Akhirussanah yang diselenggarakan Yayasan Insan Utama di Gedung Madu Candya, Kompleks Pabrik Gula Madukismo, Sabtu (6/6/2026). 

Mengusung tema “Bersinergi dalam Cahaya Ilmu untuk Membangun Generasi Qur’ani”, kegiatan tersebut menjadi momentum apresiasi atas capaian akademik dan pembentukan karakter islami para lulusan sekaligus peneguhan komitmen mencetak generasi Qur’ani yang siap melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Ketua Yayasan Insan Utama, Eep Saripudin, M.Ec.Dev., mengawali kegiatan dengan memaparkan berbagai capaian akademik yang berhasil diraih para siswa. Ia menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya karena hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) siswa SDIT Insan Utama menunjukkan performa yang melampaui rata-rata tingkat provinsi maupun nasional. 

“Nilai TKA rata-rata mata pelajaran Bahasa Indonesia tercatat sebesar 84,39, sedangkan mata pelajaran Matematika mencapai 65,48,” sebutnya.

Selain mengapresiasi prestasi tersebut, Eep juga mengajak para lulusan untuk melanjutkan pendidikan di Pondok Insan Utama Islamic Boarding School sebagai upaya menjaga kesinambungan pembinaan karakter, akhlak, dan nilai-nilai keislaman yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan di SDIT Insan Utama.

Kualitas pendidikan yang dimiliki SDIT Insan Utama mendapat apresiasi dari Pengawas Sekolah, Ngadina, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menilai SDIT Insan Utama sebagai salah satu sekolah unggulan yang berhasil membangun fondasi pembelajaran berbasis Al-Qur’an. Menurutnya, pendekatan tersebut mampu menghadirkan keseimbangan antara pencapaian akademik dan pembentukan karakter spiritual peserta didik, sehingga melahirkan lulusan yang berprestasi sekaligus berakhlak mulia. 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Seksi Pendidikan Pondok Pesantren Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Ahmad Fauzi, S.Ag., M.Si., mendorong lembaga untuk terus mengembangkan program ekstrakurikuler di bidang sains dan teknologi. Langkah tersebut dinilai penting agar para siswa memiliki pemahaman keagamaan yang kuat, sekaligus mampu beradaptasi dan berdaya saing di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat.

Prosesi penyerahan penghargaan yang dilakukan langsung Roy Robert Edison Bonai, AP., M.M., didampingi Pengawas Pendidikan Agama Islam, Emi Rusnawati, S.Pd.I., menjadi salah satu momen paling berkesan dalam rangkaian acara. Kesempatan tersebut sekaligus menjadi ajang apresiasi atas berbagai capaian gemilang yang berhasil diraih para siswa SDIT Insan Utama, baik di bidang akademik maupun keagamaan.

Salah satu prestasi menonjol ditorehkan oleh Yasmin Khairina Sakhi yang berhasil mencatatkan nilai sempurna 100 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Ujian Sekolah Berbasis Daerah (USBD) Pendidikan Agama Islam. 

“Tidak hanya itu, Yasmin juga meraih nilai rata-rata TKA/TKAD tertinggi dengan skor 96,67, sehingga menjadikannya sebagai salah satu lulusan berprestasi pada angkatan ke-19 ini,” ucap Emi Rusnawati.

Prestasi akademik SDIT Insan Utama semakin mengesankan karena posisi lima besar nilai rata-rata TKA/TKAD berhasil ditempati secara bersama-sama oleh 13 siswa yang menunjukkan capaian akademik setara. Sementara itu, pada bidang keagamaan, sebanyak 41 siswa menerima penghargaan khusus atas keberhasilan mereka menghafal lebih dari dua juz Al-Qur’an, sebagai bukti keberhasilan sekolah dalam mengintegrasikan keunggulan akademik dengan pembinaan karakter dan nilai-nilai Qur’ani.

Kemeriahan Haflah Akhirussanah semakin terasa melalui beragam penampilan yang disuguhkan para siswa dan santri. Dipandu oleh Ustadzah Poppy bersama alumni SDIT Insan Utama, Zacky, acara berlangsung semarak dengan penampilan ekstrakurikuler karawitan, pertunjukan angklung, pidato dalam tiga bahasa, serta paduan suara guru yang mendapat sambutan hangat dari para tamu undangan dan wali murid.

Di penghujung acara, suasana berubah menjadi penuh haru saat dilaksanakan prosesi serah terima peserta didik kepada orang tua, yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan ijazah kelulusan oleh Kepala SDIT Insan Utama, Dina Romadhianingrum, S.Pd., dan Kepala Pondok IUIBS, Slamet Hadi Riyanto. 

Rangkaian kegiatan ditutup dengan momen emosional ketika para lulusan mempersembahkan lagu “Surat Cinta untuk Guru” sambil menyerahkan setangkai bunga kepada orang tua sebagai ungkapan terima kasih, penghormatan, dan bakti atas doa serta pengorbanan yang telah mengantarkan mereka menyelesaikan jenjang pendidikan tersebut. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)