Apel KRYD Rayon V di Polsek Gamping Tingkatkan Sinergi Pengamanan Wilayah
- May 14, 2026
- Adnan Nurtjahjo
- Kamtibmas
Sleman — Apel Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Rayon V digelar di halaman Markas Komando Kepolisian Sektor Gamping, Sleman, Kamis malam (14/5/2026). Kegiatan di bawah tanggung jawab Kepala Kepolisian Sektor Gamping, AKP Bowo Susilo tersebut diikuti 13 personel gabungan dari Kepolisian Sektor (Polsek) Gamping, Godean, Minggir, dan Moyudan sebagai langkah memperkuat sinergi pengamanan wilayah dan menjaga stabilitas kamtibmas.
Menurut AKP Bowo Susilo, KRYD Rayon V sendiri merupakan bagian dari strategi kepolisian dalam meningkatkan efektivitas pengamanan wilayah melalui pola rayonisasi. Dengan melibatkan beberapa polsek dalam satu kawasan, koordinasi penanganan potensi gangguan keamanan dapat dilakukan secara lebih cepat, terukur, dan terpadu.
Lebih lanjut, arahan apel disampaikan oleh Kanit Lantas Polsek Gamping, Iptu Albertus Firdiyanto selaku piket Perwira Pengawas. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, serta mengutamakan keselamatan saat bertugas dengan menerapkan body system selama patroli.
Selain itu, petugas patroli juga diminta aktif memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat serta melaksanakan patroli stasioner pada titik-titik rawan guna mengantisipasi tindak kriminalitas 3C yaitu pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian dengan pemberatan (Curat), dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), tak terkecuali kejahatan jalanan, maupun aksi balap liar.
Tak kalah penting, Iptu Albertus juga mengingatkan petugas patroli agar selalu siap melakukan back up antarwilayah apabila terjadi kejadian menonjol yang membutuhkan perkuatan personel.
“Saat berpatroli, rotator diwajibkan tetap menyala baik saat mobiling maupun stasioner, serta komunikasi HT harus selalu aktif untuk memudahkan koordinasi,” tandasnya.
Sejatinya pelaksanaan KRYD tidak hanya berfokus pada patroli rutin semata, namun juga menjadi bentuk nyata kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat. Menurut Iptu Albertus, keberadaan petugas di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah munculnya tindak kriminalitas maupun gangguan ketertiban umum.
"Karenanya, sikap profesional dan komunikasi yang baik dan humanis kepada masyarakat sangat diperlukan untuk membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian demi memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan," sambungnya.
Usai pelaksanaan apel, personel gabungan diarahkan untuk melaksanakan patroli di wilayah masing-masing sektor dan sejumlah titik yang dianggap memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi. Adapun sasaran patroli meliputi kawasan jalan protokol, permukiman warga, objek vital, tempat berkumpulnya masyarakat, hingga lokasi yang rawan digunakan untuk aksi balap liar dan kejahatan jalanan.
Sinergi antar polsek dalam patroli gabungan merupakan elemen penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan keamanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat upaya pencegahan gangguan kamtibmas di wilayah Kabupaten Sleman bagian barat. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)