Berhasil Raih Medali di Kejurda Tarung Derajat, Satlat Demakidjo Gelar Tasyakuran
- Aug 23, 2024
- Aryo Tejo
- Pemuda, Olahraga
Sleman – Sebagai bentuk perayaan atas pencapaian dari Satuan Latihan (Satlat) Tarung Derajat Demakidjo dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) antar satuan latihan se-Daerah Istimewa Yogyakarta yang diselenggarakan oleh Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2024 pertengahan bulan Agustus ini, maka Komunitas Kekandhangan Banyuraden menyelenggarakan kegiatan tasyakuran yang digelar di Pendapa Kekandhangan Cokrowijayan, Kalurahan Banyuraden, Kapanewon Gamping, Jumat (23/8/2024).
Kegiatan tasyakuran yang dipandu Bakoh Waluyo dihadiri oleh pengurus Komunitas Kekandhangan, Pelatih Tarung Derajat Satlat Demakidjo, para petarung yang didampingi orangtuanya masing-masing, tokoh agama serta tokoh masyarakat Dusun Cokrowijayan.
Dalam sambutan pembukanya, Adnan Iman Nurtjahjo selaku Sekretaris Kekandhangan Banyuraden menuturkan bahwa pihaknya mengucapkan selamat kepada petarung Satlat Demakidjo atas raihan medali sejumlah empat buah dengan rincian satu medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu. Apresiasi juga ditujukan terhadap para pelatih yang terdiri dari Kang Feriyadi dan Kang Ruslan yang telah mempersiapkan fisik dan teknik para petarung dalam mengembangkan keterampilan bertarung, serta memastikan kondisi fisik optimal sebelum kejuaraan, termasuk keluarga yang telah memberikan dukungan penuh kepada putra-putrinya.
“Perjuangan, kerja keras, dan dedikasi yang kalian tunjukkan selama ini akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan. Keberhasilan ini tentunya tidak lepas dari doa, dukungan, dan pengorbanan kalian semua,” ucapnya bersemangat.
Dirinya juga menekankan bahwa medali yang didapat bukan hanya sekadar simbol kemenangan saja, melainkan juga cerminan dari semangat pantang menyerah, disiplin yang tinggi, serta keberanian dalam menghadapi setiap tantangan. Harapannya prestasi hari ini menjadi awal dari banyak kesuksesan lainnya di masa depan.
“Tetaplah rendah hati, teruslah berlatih dengan giat, dan jangan pernah puas dengan apa yang telah diraih. Ingatlah, masih banyak pencapaian yang menanti kalian di kompetisi-kompetisi berikutnya,” pesan Adnan kepada petarung.
Puncak acara ditandai dengan makan bersama di atas daun pisang guna mempererat kebersamaan dan membangun rasa persaudaraan dalam keluarga besar Komunitas Kekandhangan Banyuraden. Tradisi ini tidak hanya menawarkan pengalaman unik dalam menikmati hidangan, tetapi juga menekankan pentingnya nilai-nilai kebersamaan. Dengan makanan yang disajikan langsung di atas daun pisang dan dimakan bersama-sama tanpa menggunakan piring dapat menciptakan suasana yang lebih santai dan akrab sehingga merasa lebih dekat satu sama lain, serta sebagai simbol kerendahan hati dan kesederhanaan.
Di akhir kegiatan dilakukan doa bersama yang dipimpin oleh Kyai Ahmad Shofi agar Allah SWT senantiasa menjaga dan memberkahi keberhasilan ini dan menjadikan kemenangan sebagai jalan untuk mempererat tali persaudaraan, meningkatkan rasa Syukur, dan menumbuhkan semangat untuk terus berjuang lebih baik lagi di masa depan.
(Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)