Bhabinkamtibmas Banyuraden Ikuti Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam

  • May 07, 2026
  • Adnan Nurtjahjo
  • Keagamaan

Sleman — Bhabinkamtibmas Kalurahan Banyuraden mengikuti kegiatan pelatihan tata cara penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kalurahan Banyuraden, Kapanewon Gamping, Kamis (7/5/2026). Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban yang aman, sehat, dan sesuai ketentuan syariat Islam menjelang Hari Raya Iduladha.

Kegiatan yang diampu oleh Kamituwa Banyuraden, Agus Nurdalmadi menghadirkan Sekretaris Presidium Juru Sembelih Halal Daerah Istimewa Yogyakarta, Syarifudeen Loqman selaku sebagai pemateri.

Dihadapan 40 perwakilan takmir masjid dan mushola di wilayah Banyuraden, Syarifudeen Loqman menjelaskan tentang tata cara penyembelihan hewan kurban yang benar sesuai syariat Islam, mulai dari pemilihan hewan, pemeriksaan kesehatan, teknik penyembelihan, hingga penanganan daging kurban agar tetap higienis dan layak konsumsi.

Ia juga memberikan pengetahuan perihal pentingnya memperhatikan aspek kesejahteraan hewan selama proses penyembelihan.

Selain teori, peserta juga diberikan simulasi dan praktik dasar teknik penyembelihan hewan kurban yang benar. Syarifudeen menerangkan pentingnya penggunaan peralatan yang tajam dan steril guna meminimalkan rasa sakit pada hewan serta menjaga kualitas daging kurban yang akan dibagikan kepada masyarakat.

Selain itu, Ia menekankan perlunya pengelolaan limbah hasil penyembelihan agar tidak menimbulkan pencemaran lingkungan. Peserta diajak memahami prosedur kebersihan lokasi penyembelihan, pengolahan limbah organik, hingga tata cara distribusi daging kurban yang tertib dan merata kepada warga yang membutuhkan.

Bhabinkamtibmas Banyuraden, Kehadiran Aipda Suyanto dalam pelatihan tersebut merupakan bentuk dukungan Kepolisian Sektor Gamping terhadap kegiatan pembinaan masyarakat, khususnya dalam menjaga ketertiban dan kelancaran pelaksanaan ibadah kurban di lingkungan masyarakat.

Aipda Suyanto mengungkapkan bahwa pelatihan seperti ini sangat penting untuk memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat agar pelaksanaan ibadah kurban dapat berjalan tertib, aman, serta sesuai aturan agama maupun kesehatan lingkungan.

“Kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat komunikasi antara aparat keamanan dan masyarakat,” tandas Aipda Suyanto.

Ia pun mendukung penuh berbagai kegiatan edukasi masyarakat yang memiliki nilai sosial dan keagamaan. Kehadirannya dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif menjelang Iduladha 1447 Hijriyah.

Sementara itu, Carik Banyuraden, Hendy Indra Utama mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak dalam kegiatan tersebut, termasuk dukungan dari Bhabinkamtibmas yang aktif hadir di tengah masyarakat.

“Sinergi antara pemerintah kalurahan, tokoh agama, dan aparat keamanan dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan yang aman dan lancar,” terangnya.

Adanya pelatihan ini, diharapkan para panitia kurban dan masyarakat Banyuraden dapat memahami tata cara penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam sekaligus menerapkan standar kebersihan dan kesehatan yang baik. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)