Cegah Radang Otak Warga Banyuraden, Puskesmas Gamping II Berikan Imunisasi JE

  • Sep 07, 2024
  • Aryo Tejo
  • Kesehatan

Untuk mencegah potensi penyebaran penyakit radang otak dan menciptakan kekebalan kelompok atau herd immunity pada generasi muda, maka Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Gamping II bekerjasama dengan Pemerintah Kalurahan Banyuraden menyelenggarakan kegiatan imunisasi Japanese Encephalitis (JE) bagi 300 anak-anak usia 9 bulan hingga usia kurang dari 15 tahun yang berlangsung di Gedung Serbaguna Banyuraden, Sabtu (7/9/2024).

Kegiatan yang dipimpin oleh dr. Aris Misyari selaku Kepala Puskesmas Gamping II dihadiri Ahli Muda Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Sudarto Edi Hartono yang melakukan monitoring pelaksanaan imunisasi yang dipandang sebagai langkah krusial untuk melindungi masyarakat terutama anak-anak dari risiko infeksi yang dapat menyebabkan komplikasi serius bahkan kematian.

Menurut Sudarto, vaksinasi JE merupakan satu-satunya langkah pencegahan yang efektif karena belum ada pengobatan khusus untuk penyakit radang otak. Apabila terinfeksi maka dampaknya sangat berat dan seringkali mengakibatkan cacat seumur hidup bahkan kematian.

“Kami sampaikan apresiasi terhadap partisipasi aktif masyarakat dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk tenaga kesehatan dari Puskesmas Gamping II dalam menyukseskan program imunisasi ini,” ucap Sudarto.

Sementara itu, dr. Aris Misyari menuturkan bahwa virus Japanese Encephalitis menyebar melalui gigitan nyamuk, terutama nyamuk Culex yang dapat menyebabkan peradangan pada otak yang berpotensi fatal.

Melalui cakupan imunisasi yang tinggi dalam suatu populasi diharapkan penyebaran virus Japanese Encephalitis dapat diminimalisir karena semakin sedikit orang yang rentan terinfeksi. Kekebalan kelompok sangat diperlukan untuk melindungi individu yang tidak dapat diimunisasi, seperti mereka yang memiliki kondisi medis tertentu ataupun bayi yang terlalu muda untuk divaksinasi.

“Saya mengajak seluruh orang tua untuk memastikan anak-anaknya mendapatkan vaksinasi ini agar kita bisa mencegah penyebaran penyakit JE dan melindungi generasi masa depan,” ucapnya.

Ia berharap agar masyarakat, khususnya orangtua lebih memahami pentingnya vaksinasi sebagai langkah pencegahan utama terhadap penyakit yang tidak memiliki pengobatan spesifik. Lewat edukasi yang terus-menerus menjadikan masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang salah atau mitos mengenai imunisasi sehingga program kesehatan ini mendapatkan dukungan penuh dari berbagai lapisan masyarakat.

“Semoga program vaksinasi ini dapat menjangkau seluruh anak yang berhak menerima sehingga masyarakat Sleman khususnya di wilayah Kalurahan Banyuraden bisa lebih sehat dan terlindungi dari penyakit radang otak,” pungkas dr. Aris. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)