Diskominfo Sleman Gelar Rapat Persiapan Lomba Video KIM 2025
- Oct 14, 2025
- Adnan Nurtjahjo
- KIM
Sleman - Rapat persiapan sebelum penyelenggaraan Lomba Video Antar Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) se-Kabupaten Sleman berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Sleman, Selasa (14/10/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi, menyiapkan strategi pelaksanaan, dan memastikan seluruh aspek teknis berjalan dengan lancar. Hadir dalam rapat tersebut perwakilan panitia, tim teknis, serta sejumlah pengurus KIM dari berbagai kapanewon di Sleman.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Kabupaten Sleman, Muhammad Arif Rahman dalam arahannya, menegaskan bahwa rapat ini bukan sekadar agenda administratif, melainkan pondasi awal untuk menjamin kualitas dan kelancaran lomba. Ia menekankan bahwa pelaksanaan lomba harus mencerminkan semangat partisipatif masyarakat dalam menyebarluaskan informasi positif di wilayah kabupaten Sleman, sekaligus mengasah kemampuan komunikasi digital di era transformasi informasi.
“Kesiapan dan koordinasi yang matang menjadi kunci keberhasilan lomba video ini demi menghasilkan karya yang berkualitas dan bermanfaat bagi warga Sleman,” ujarnya.
Lebih lanjut, Agastya Dedy Kusuma selaku Ketua Tim Kerja Pengelolaan Informasi Publik menerangkan bahwa lomba video antar KIM tahun ini akan berlangsung mulai 15 Oktober – 30 November 2025 dengan menawarkan berbagai tema yang dapat dipilih peserta lomba. Tema tersebut diantaranya artificial intelligence, pinjaman online, judi online, penipuan online, stunting, dan makan bergizi gratis.
Melalui tema tersebut, Agastya berharap kepada peserta mampu membuat karya video yang dapat mengedukasi masyarakat Sleman sesuai dengan tema yang dipilih, termasuk mengangkat potensi lokal dan peran KIM dalam membangun budaya literasi digital yang sehat.
Rapat persiapan ini membahas secara rinci jadwal kegiatan, persyaratan peserta lomba, kriteria penilaian karya, mekanisme pengumpulan karya, hingga pengumuman pemenang lomba yang rencananya akan dilaksanakan pada 5 Desember 2025.
Selain membahas aspek teknis, rapat juga menjadi ruang evaluasi terhadap pelaksanaan lomba pada tahun sebelumnya. Beberapa masukan penting muncul, antara lain perlunya peningkatan kualitas konten video, pendampingan teknis bagi KIM di tingkat kapanewon, serta penguatan kapasitas literasi digital agar pesan yang disampaikan dalam video dapat lebih bermakna dan berdampak bagi masyarakat luas.
Di sisi lain, Ketua Forum KIM Kabupaten Sleman, Adnan Iman Nurtjahjo menyoroti pentingnya transparansi dalam proses penjurian. Menurutnya, proses penilaian karya lomba harus dilakukan secara objektif, berdasarkan orisinalitas ide, teknik pengambilan gambar, kekuatan pesan, serta relevansi dengan tema yang diangkat.
“Dengan sistem penilaian yang jelas dan terbuka, diharapkan muncul karya-karya kreatif yang bukan hanya menarik secara visual, namun juga memperkuat fungsi KIM sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat,” tandasnya.
Lomba video KIM sendiri telah menjadi ajang tahunan yang ditunggu-tunggu. Selain menjadi wadah ekspresi dan kreativitas, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam memperkuat komunikasi publik. Lewat video, pesan-pesan pembangunan, edukasi digital, dan ajakan untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat dapat tersampaikan dengan lebih efektif dan menarik.
Dinas Kominfo Sleman menunjukkan bahwa keberhasilan sebuah kegiatan besar tidak lepas dari koordinasi yang matang dan semangat kolaboratif. Lomba video antar KIM bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang membangun ekosistem informasi masyarakat yang kuat, sehat, dan berkelanjutan demi mewujudkan Sleman yang cerdas digital dan berdaya saing. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)