Gebyar Sumpah Pemuda Tumbuhkan Nasionalisme Generasi Muda Modinan
- Nov 01, 2025
- Adnan Nurtjahjo
- Pemuda, Nasionalisme
Sleman – Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97, pemuda Padukuhan Modinan menggelar kegiatan bertajuk Gebyar Sumpah Pemuda 2025. Mengangkat tema “Generasi Inovatif, Satu Tujuan Untuk Bangsa”, acara ini bertujuan menumbuhkan kembali semangat kebersamaan dan nasionalisme di kalangan generasi muda melalui pentas seni, kreativitas warga, dan potensi UMKM dari 14 RT.
Acara yang berlangsung di Halaman Padukuhan Modinan, Gamping, Sleman, pada Sabtu malam (1/11/2025) ini dihadiri oleh Panewu Anom Gamping R. Hery Subagio, Lurah Banyuraden Sudarisman, dan Anggota DPRD Kabupaten Sleman Herman Budi Pramono, bersama ratusan warga setempat.
Dalam sambutannya, Panewu Anom Gamping R. Hery Subagio menuturkan bahwa pemerintah tidak bisa memajukan kalurahan maupun kapanewon tanpa peran pemuda. Ia menekankan perlunya kolaborasi dan semangat persatuan yang diwariskan sejak 1928 untuk dihidupkan dalam bentuk karya nyata.
“Lewat tema ‘Generasi Inovatif, Satu Tujuan Untuk Bangsa,’ kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat rasa cinta tanah air sekaligus mempererat persaudaraan antar warga,” tuturnya. Menurut Hery, di era digital saat ini, inovasi dan kolaborasi menjadi kunci bagi pemuda untuk beradaptasi dan berpikir kritis.
Herman Budi Pramono, anggota DPRD Kabupaten Sleman, berharap momentum ini menjadikan semangat para pemuda untuk membangun Banyuraden lebih maju. Ia mengapresiasi kegiatan yang dinilainya sangat relevan dengan kebutuhan zaman. “Kebersamaan, kreativitas, dan semangat gotong royong yang ditunjukkan malam ini merupakan modal sosial yang luar biasa untuk membangun daerah kita,” ucapnya.
Suhartono, Dukuh Modinan, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada para pemuda yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa kegiatan ini merupakan bukti nyata kepedulian generasi muda Modinan terhadap sejarah bangsa sekaligus semangat untuk membangun lingkungan.
Para orang tua berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin setiap tahun untuk memperkuat rasa cinta terhadap budaya lokal. Gebyar Sumpah Pemuda di Modinan menjadi ruang belajar bagi generasi muda untuk memahami bahwa cinta tanah air bisa diwujudkan melalui langkah kecil yang berdampak nyata bagi lingkungan sekitarnya. (Adnan Nurtjahjo/KIM Pararta Guna Gamping)