GP Ansor Turi Lakukan Audiensi Sebagai Wujud Penguatan Peran Organisasi

  • Dec 12, 2025
  • Adnan Nurtjahjo
  • Pemuda, Keagamaan

Sleman - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Turi menegaskan komitmennya memperkuat peran organisasi dalam pelayanan masyarakat melalui sinergi strategis dengan pemerintah dan pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbakum). Komitmen tersebut disampaikan dalam audiensi yang berlangsung di Ruang Rapat Kapanewon Turi, Jumat (12/12/2025). 

Audiensi dilakukan Ketua GP Ansor Turi, Andi Purnomo bersama jajaran pengurusnya sebagai sarana dialog konstruktif untuk menyelaraskan program kerja Ansor dengan kebijakan pembangunan di tingkat kapanewon. 

Menurut Andi, sinergi strategis dengan pemerintah Kapanewon Turi dipandang sebagai langkah penting untuk memastikan setiap program Ansor memiliki relevansi dan kontribusi nyata bagi kepentingan publik. Melalui koordinasi yang terstruktur, pihaknya berharap dapat memperluas peran sosialnya sekaligus meningkatkan kapasitas kader sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung agenda pembangunan daerah dan mengatasi berbagai isu sosial di masyarakat.

“Agenda ini menjadi tonggak penting bagi GP Ansor Turi dalam menghadirkan program yang lebih terarah, responsif, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Andi menyampaikan berbagai program kerja yang bersifat keagamaan maupun sosial sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Termasuk rencana pelatihan kepemimpinan dasar guna mencetak kader handal yang mampu berkolaborasi dengan pemerintah.

“Kami juga menginisiasi pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) di Kapanewon Turi sebagai layanan bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan hukum,” sambungnya.

Sementara itu, Joko Susilo selaku Panewu Turi memberikan apresiasi kepada GP Ansor Turi yang telah mengambil inisiatif untuk melakukan audiensi dan memperkuat komunikasi kelembagaan dengan Pemerintah Kapanewon Turi. 

“Langkah ini menunjukkan keseriusan GP Ansor dalam meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat serta kesadaran akan pentingnya harmonisasi program antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah,” kata Joko.

Ia memandang Ansor sebagai mitra strategis yang memiliki potensi besar dalam penguatan sosial kemasyarakatan karena memiliki jaringan kader yang luas, semangat kebangsaan yang kuat, dan pengalaman panjang dalam pelayanan masyarakat. 

Menurutnya, kombinasi tersebut menjadikan Ansor sebagai organisasi yang relevan dalam membantu pemerintah menjaga ketertiban sosial, memperkuat nilai-nilai toleransi, serta mendampingi warga dalam berbagai dinamika kehidupan.

Pemerintah Kapanewon Turi sangat terbuka terhadap gagasan GP Ansor yang bersifat konstruktif, termasuk rencana pembentukan Pos Bantuan Hukum maupun program-program lain yang berorientasi pada peningkatan kapasitas masyarakat.

Harapannya, kolaborasi ini tidak berhenti pada pertemuan formal, tetapi berlanjut dalam kerja-kerja nyata yang terukur dan dapat dirasakan langsung oleh warga Turi. Pemerintah kapanewon siap mendukung bentuk-bentuk kemitraan yang memperkuat keadilan sosial, meningkatkan literasi hukum, serta memperluas ruang layanan publik yang inklusif. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)