KIM Pararta Guna Dukung Penguatan Literasi Santri Melalui Donasi Buku

  • Jan 05, 2026
  • Adnan Nurtjahjo
  • KIM, Literasi

Sleman — Donasi buku bacaan dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan literasi anak sejak usia dini. Hal tersebut tercermin dalam kegiatan penyerahan donasi buku bacaan untuk Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Rutbatul Huda Banyuraden yang dilakukan oleh Ketua Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Pararta Guna Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo, kepada Pengasuh TPQ Rutbatul Huda di Cokrowijayan, Sleman, pada Senin (5/1/2026).

Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca santri sejak dini tersebut disambut antusias oleh pengelola serta para santri. Donasi berupa buku bacaan anak dan literatur edukatif sebanyak 165 buku ini diharapkan mampu memperkaya sarana belajar sekaligus menumbuhkan kebiasaan membaca di lingkungan pendidikan keagamaan nonformal. Langkah ini dipandang sebagai upaya konkret untuk mengimbangi paparan gawai pada anak-anak.

Adnan Iman Nurtjahjo menyampaikan bahwa donasi buku merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap penguatan sumber daya manusia, khususnya generasi muda. Menurutnya, akses terhadap bahan bacaan yang layak dan menarik menjadi fondasi penting dalam membangun karakter, wawasan, serta kecakapan literasi anak-anak sebagai bekal masa depan mereka.

Ia pun menegaskan bahwa TPQ Rutbatul Huda yang berdiri sejak 21 April 2011 dan telah resmi terdaftar di Kementerian Agama Kabupaten Sleman ini memiliki peran ganda. Lembaga tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembelajaran kitab suci Al-Qur’an, namun juga sebagai ruang pembentukan akhlak, nalar kritis, dan kebiasaan positif bagi anak-anak di wilayah Banyuraden.

“Kehadiran buku bacaan yang variatif kami nilai mampu melengkapi proses pendidikan yang sudah berjalan selama ini. Kami ingin para santri tidak hanya fasih membaca Al-Qur’an, tetapi juga memiliki wawasan umum yang luas melalui literatur edukatif yang kami berikan. Melalui literasi, kita sedang membangun fondasi berpikir mereka agar lebih kritis dan terbuka terhadap informasi yang bermanfaat,” ujar Adnan Iman Nurtjahjo saat menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis.

Kegiatan donasi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan KIM Pararta Guna Gamping dalam mendorong peran aktif masyarakat terhadap pembangunan pendidikan berbasis komunitas. KIM berkomitmen untuk terus menginisiasi kegiatan sosial-informatif yang memberikan dampak langsung serta meningkatkan kualitas informasi di tingkat akar rumput.

Sementara itu, Pengasuh TPQ Rutbatul Huda Banyuraden, Achmad Shofi, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh KIM Pararta Guna Gamping. Ia mengakui bahwa selama ini ketersediaan buku bacaan pendukung di lembaga yang dipimpinnya masih cukup terbatas, sehingga bantuan ini datang di waktu yang sangat tepat.

“Bantuan buku tersebut sangat bermanfaat bagi kami, mengingat keterbatasan fasilitas buku bacaan yang selama ini ada di TPQ. Kami akan memanfaatkan buku-buku ini sebagai media pendukung pembelajaran dan kegiatan literasi santri di sela-sela waktu mengaji. Kami berharap keberadaan pojok baca kecil ini dapat menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan, interaktif, dan tentunya tetap edukatif bagi seluruh santri,” tutur Achmad Shofi.

Sinergi antara organisasi masyarakat dan lembaga pendidikan keagamaan ini dinilai penting untuk menjawab tantangan pendidikan di era informasi. Pembangunan literasi bukan hanya tugas sekolah formal, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat demi mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman. (Adnan Nurtjahjo/KIM Pararta Guna Gamping)