Konferwil III Pergunu DIY Perkuat Peran Guru Sebagai Agen Transformasi Pendidikan

  • Feb 08, 2026
  • Adnan Nurtjahjo
  • Pendidikan

Sleman - Pengurus Wilayah (PW) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Konferensi Wilayah (Konferwil) III dengan mengangkat tema “Menginspirasi Generasi, Menjaga Tradisi” guna memperkuat peran guru Nahdlatul Ulama sebagai agen transformasi pendidikan yang berakar pada nilai keislaman dan kebangsaan.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Perwakilan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI), Jalan Kusumanegara, Yogyakarta, Minggu (8/2/2026) dihadiri Anggota DPD-RI, Dr. H. Hilmy Muhammad yang menegaskan peran strategis guru Nahdliyin sebagai penjaga nilai moderasi beragama, penguat karakter keislaman yang ramah, serta pilar penting dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Menurutnya, Pergunu harus aktif membangun dialog konstruktif dengan pemerintah serta berbagai pemangku kebijakan guna mendorong lahirnya kebijakan pendidikan yang adil dan berpihak pada peningkatan kualitas guru.

H. Hilmy muhammad menekankan bahwa upaya advokasi tersebut perlu dilakukan secara sistematis, berkelanjutan, dan berbasis data. Ia menilai masih banyak persoalan pendidikan, khususnya terkait kesejahteraan guru, status kepegawaian, dan akses peningkatan kompetensi, yang memerlukan kehadiran organisasi seperti Pergunu sebagai jembatan aspirasi antara guru dan pemerintah.

“Dengan memperkuat peran advokatif melalui pendekatan dialogis dan solutif, Pergunu dapat berkontribusi nyata dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih berkualitas, berkeadilan, dan bermartabat bagi para pendidik,” sambungnya.

Melalui mekanisme organisasi yang demokratis dan transparan, peserta konferensi yang terdiri atas Ketua Pimpinan Cabang Pergunu dari seluruh kabupaten dan kota se-DIY, para kepala sekolah dan kepala madrasah, serta guru-guru Nahdliyin dari berbagai jenjang pendidikan mengevaluasi capaian program sekaligus memberikan rekomendasi strategis untuk pengembangan Pergunu ke depan.

Tidak hanya itu, Konferwil turut menjadi agenda penting dalam memilih kepengurusan baru Pimpinan Wilayah Pergunu DIY masa khidmat 2026 – 2031. Proses pemilihan diharapkan menghasilkan kepemimpinan yang visioner, responsif terhadap dinamika pendidikan, serta mampu memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan dan pemangku kebijakan.

Usai melakukan musyawarah, forum memutuskan Dr. Fauzan Styanegara, S.Pd.I., M.Ag. sebagai Ketua Pengurus Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta masa khidmat 2026 – 2031 bersama Ahmad Faozi, S.Psi., M.Pd. yang menjadi sekretaris. 

Melalui Konferwil III ini, Pimpinan Wilayah Pergunu DIY menegaskan komitmennya untuk terus berkhidmat di bidang pendidikan. Dengan semangat menginspirasi generasi dan menjaga tradisi, Pergunu diharapkan mampu melahirkan pendidik-pendidik yang berilmu, berakhlak, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan dan peradaban bangsa. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)