Kualitas Data Pemilih Antisipasi Masalah Pemilu
- Apr 05, 2018
- Adnan Nurtjahjo
- Politik
Gamping – Kamis (5/4) pukul 09.00 WIB, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Gamping mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu 2019 bersama 16 PPK kecamatan se-Kabupaten Sleman. Acara yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman berlangsung di Grha Sarina Vidi, Sleman.
Giat ini dihadiri oleh Ketua KPU DIY Hamdan Kurniawan, 5 Komisioner KPU Kabupaten Sleman beserta jajarannya.
Dalam sambutannya, Ketua KPU Kabupaten Sleman Ahmad Shidqi menyampaikan bahwa saat ini memasuki tahapan pemutakhiran data pemilih dengan cara pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih pada pemilu terakhir yang dilaksanakan sebagai data potensial pemilih pemilu (DP4).
Coklit terhadap DP4 perlu dilakukan karena hasil coklit untuk menentukan siapa dan berapa jumlah pemilih di Kabupaten Sleman sebagai dasar untuk menentukan berapa jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan jumlah logistik yg dibutuhkan pada pemilu 2019 mendatang.
Coklit yang sudah dijadwalkan pada 17 April 2018 hingga 17 Mei 2018 merupakan kegiatan yang sangat penting (krusial) dalam tahapan pemilu. Dengan adanya data pemilih yang berkualitas (akurat) dapat mengantisipasi permasalahan pemilu. Oleh karenanya, proses pendataan harus dilakukan dengan cermat dan teliti. Tujuan coklit yang lain yakni untuk meningkatkan angka partisipasi masyarakat terhadap pemilu.
Metode coklit yang digunakan adalah mencatat, memperbaiki, dan mencoret dengan mendatangi rumah masyarakat yang masuk dalam DP4. Petugas pendaftaran pemilih (pantarlih) diwajibkan bertemu langsung dengan masyarakat dan bisa melakukan video call dalam keadaan tertentu. Pada akhirnya KPU mendapatkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebagai dasar menentukan banyaknya TPS dalam pemilu 2019 pun logistik yang dibutuhkan. (Adnan Nurtjahjo)