LBH Ansor Sleman Siap Menjadi Oase Keadilan
- Nov 01, 2025
- Adnan Nurtjahjo
- Hukum
Sleman – Pelantikan pengurus Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sleman masa khidmat 2025–2028 digelar di Pendhapa Rumah Dinas Bupati Sleman, Sabtu (1/11/2025). Mengusung tema “Keadilan sebagai Jalan Pengabdian, Bantuan Hukum sebagai Amal Perjuangan”, kegiatan ini menandai langkah konkret Ansor dalam mengawal nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan di masyarakat.
Para pengurus LBH Ansor Sleman resmi dilantik oleh Pimpinan Pusat LBH Ansor, H. Dendy Zuhairil Finsa, disaksikan oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, dan Ketua PC GP Ansor Kabupaten Sleman, H.M. Najib Yuliantoro.
Dalam sambutannya, Danang Maharsa menuturkan bahwa momentum ini penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menegakkan keadilan dan melindungi hak-hak masyarakat, khususnya mereka yang kurang mampu dalam mengakses bantuan hukum.
“Tema yang diangkat sungguh relevan dengan semangat pembangunan daerah yang berkeadilan dan berorientasi pada kemanusiaan,” ucapnya.
Ia juga menyoroti tantangan hukum yang semakin kompleks, sehingga peran lembaga bantuan hukum menjadi sangat vital dalam memberikan pencerahan, pendampingan, serta advokasi bagi warga yang membutuhkan.
Berdasarkan Surat Keputusan Ketua Yayasan LBH Gerakan Pemuda Ansor, Fatchur Rizal Wahyu Ramadhan ditetapkan sebagai Ketua LBH GP Ansor Kabupaten Sleman, didampingi Stevian Khobid Herlangga sebagai Sekretaris dan Muhammad Hisyam Alfani sebagai Bendahara.
H. Dendy berharap, LBH Ansor dapat menjadi ruang bagi kader muda Nahdlatul Ulama untuk mengamalkan keilmuan hukum dengan semangat keikhlasan. “Bantuan hukum sebagai amal perjuangan bukan sekadar slogan, namun menjadi manifestasi nyata dari nilai-nilai keislaman yang menempatkan keadilan sebagai bagian dari ibadah sosial,” ujarnya.
Kehadiran LBH Ansor menjadi penting untuk memastikan masyarakat tidak menjadi korban ketidaktahuan hukum. Lewat pendekatan berbasis nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan, LBH Ansor diharapkan mampu menjadi oase keadilan di tengah dinamika sosial Sleman yang terus berkembang. (Adnan Nurtjahjo/KIM Pararta Guna Gamping)