Masuki Usia 16 Tahun, Pos PAUD Mutiara Hati Siapkan Bibit Generasi Emas

  • Aug 21, 2024
  • Aryo Tejo
  • Kegiatan Wilayah, Pendidikan

Sleman - Di jaman digital saat ini, teknologi memainkan peran penting di bidang pendidikan. Tanpa kecuali Pos Pelayanan Terpadu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) harus mempersiapkan diri dengan memanfaatkan alat bantu teknologi untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif bagi anak-anak. Selain itu, teknologi juga bisa digunakan untuk memfasilitasi pengelolaan administrasi dan pembelajaran jarak jauh jika diperlukan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Titin Winarsih yang akrab dipanggil Bunda Titin selaku Kepala Sekolah PAUD Mutiara Hati dalam kegiatan peringatan hari ulang tahun ke 16 PAUD Mutiara Hati, Rabu (21/8/2024) yang berlokasi di Jalan Sri Rahayu No.99 Somodaran, Kalurahan Banyuraden, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman.

Bunda Titin menyebutkan Pos PAUD yang dikelolanya merupakan program layanan pendidikan anak usia dini yang diintegrasikan dengan program Bina Keluarga Balita (BKB) dan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang kini telah memasuki usianya yang ke 16 tahun. Dalam kesempatan ini, pihaknya menghaturkan terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Kalurahan Banyuraden sehingga banyak meraih prestasi.

Sebagai wujud syukur atas berdirinya sekolah PAUD Mutiara Hati dilakukan pemotongan nasi tumpeng dan penampilan kreasi anak usia dini yang disaksikan oleh Sudarisman selaku Lurah Banyuraden, Ibu PAUD Banyuraden, Dukuh Somodaran, Hadi Istanto, Penyuluh Keluarga Berencana Kapanewon Gamping, Tokoh Masyarakat setempat, serta orangtua murid PAUD Mutiara Hati.

Menurut Bunda Titin, pendidik memiliki peran penting untuk menyiapkan bibit generasi emas di masa depan. Karenanya, kualitas pendidik di lembaganya harus ditingkatkan melalui pelatihan yang relevan, termasuk pengembangan kompetensi pedagogi, keterampilan teknologi, dan pemahaman tentang perkembangan anak secara holistik.

“Adanya guru-guru yang terampil dan berpengetahuan luas akan mampu memberikan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak usia dini,” imbuhnya.

Sementara itu, Sudarisman selaku Lurah Banyuraden mengapresiasi Kepala Sekolah PAUD Mutiara Hati beserta jajarannya yang telah ikhlas mengelola lembaga pendidikan anak usia dini dengan baik dan menjadi berkembang hingga sekarang. Ia berharap, selain kemampuan akademik perlu adanya kecerdasan emosional dan sosial yang menjadi fokus utama dalam persiapan anak-anak menuju Indonesia Emas 2045. Karenanya, Pos PAUD perlu mengajarkan keterampilan sosial seperti empati, komunikasi efektif, dan pengendalian diri yang penting untuk keberhasilan anak di masa depan.

“Mari kita terus bergandengan tangan untuk memastikan setiap anak mendapatkan pendidikan terbaik dan tumbuh dengan penuh kasih saying,” ucapnya.

(Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)