Memasuki Usia 3 Tahun, Anggota Tarung Derajat Satlat Demakidjo Diharap untuk Selalu Istikamah

  • Oct 23, 2021
  • Aryo Tejo
  • Komunitas

Gamping – Satuan Latihan (Satlat) Beladiri Tarung Derajat Demakidjo yang merupakan salah satu komunitas dalam keluarga besar Kekandhangan Banyuraden khususnya dalam bidang olah kanuragan untuk mengolah fisik para relawan sehingga memiliki kemampuan dalam pertahanan diri memasuki usianya yang ke-3 tahun. Perayaan hari lahir Satlat Demakidjo berlangsung di Pendopo Kekandhangan Cokrowijayan, Kalurahan Banyuraden, Kapanewon Gamping, Sabtu (23/10/2021) malam.

Kegiatan yang dipandu Sekretaris Kekandhangan, Adnan Iman Nurtjahjo ini dihadiri oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Prof. Dr. Joko Pekik Irianto didampingi Penanggung Jawab Tarung Derajat Satlat Demakidjo, Kang Feriyadi.

Dalam sambutannya, Ketua Umum KONI DIY sekaligus Penasehat Tarung Derajat Satlat Demakidjo, Joko Pekik Irianto mengatakan bahwa memasuki usianya yang ke-3 tahun Satlat Demakidjo patut disyukuri keberadaannya. Ia juga berharap agar para pelatih tarung derajat selalu istikamah dan proses latihan berjalan dengan baik untuk membina para generasi muda yang tidak hanya mengajarkan skill secara fisik namun juga mengajarkan etika dan tata krama sesuai dengan semboyan beladiri tarung derajat yaitu ‘Aku ramah bukan berarti takut, Aku tunduk bukan berarti takluk’.

“Dalam konteks olahraga apapun harus selalu mengedepankan semangat sportivitas, rasa hormat dengan yang lain. Untuk itu menjadi hal wajib yang ditanamkan dalam proses pelatihan termasuk beladiri tarung derajat tentunya,” tegasnya.

Selain itu, Joko Pekik juga berpesan kepada seluruh warga tarung derajat Satlat Demakidjo agar menanamkan dalam diri salah satu hadist Nabi Muhammad SAW yakni khoirunnas anfauhum linnas yang berarti bahwa sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bisa memberikan manfaat kepada manusia lainnya.

Usai memberikan pencerahan, Joko Pekik melakukan pemotongan tumpeng nasi kuning yang selanjutnya diberikan kepada penanggung jawab Satlat Demakidjo, Kang Feriyadi sebagai simbol tradisi jawa yang memiliki makna pesan leluhur mengenai permohonan kepada Yang Maha Kuasa agar diberi keselamatan dan kesuksesan dalam melatih dan membimbing para petarungnya.

Kegiatan diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Gus Shofi sebagai ungkapan rasa syukur atas bertambahnya usia tarung derajat Satlat Demakidjo yang merupakan berkah dan karunia dari Allah SWT yang pantas disyukuri.

(Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)