Merajut Solidaritas Sosial Melalui Konsolidasi UPZIS MWCNU Gamping

  • Sep 16, 2025
  • Adnan Nurtjahjo
  • Keagamaan

Sleman – Unit Pengelola Zakat Infaq dan Shadaqah (UPZIS) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman menggelar konsolidasi bersama. Pertemuan yang berlangsung di Masjid Ngadiwongso, Salaman, Selasa (16/9/2025) ini menjadi langkah penting untuk memperkuat jaringan, menyamakan persepsi, serta menyusun langkah strategis dalam mengelola zakat, infaq, dan shadaqah demi kesejahteraan umat.

Konsolidasi dihadiri oleh jajaran pengurus, para relawan, serta tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama di wilayah Gamping. Selain sebagai forum koordinasi, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi guna mempererat ikatan emosional antar pegiat filantropi di kalangan Nahdliyin.

Acara yang dibuka secara resmi oleh Ketua UPZIS Kapanewon Gamping, Suhartono diikuti Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sleman, Herman Budi Pramono beserta 108 peserta yang merupakan pengurus UPZIS Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama tingkat kalurahan dan Petugas Lapangan Penjemput Koin (PLPK).

Dalam sambutannya, Suhartono menyampaikan pentingnya konsolidasi terletak pada penyatuan visi dan misi. Menurutnya, melalui forum konsolidasi maka seluruh pengurus dapat menyatukan arah gerak sehingga setiap program yang diluncurkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat

“UPZIS Kapanewon Gamping berkomitmen untuk mengelola dana zakat, infaq, dan shadaqah secara profesional, transparan, dan tepat sasaran,” tuturnya.

Dalam konsolidasi tersebut, juga dibahas beragam tantangan yang dihadapi. Mulai dari keterbatasan sumber daya manusia, penguatan sistem digitalisasi, hingga strategi memperluas jaringan donatur. Diskusi ini penting agar pengelolaan zakat di wilayah Gamping tidak hanya berjalan rutin, namun juga mampu berinovasi mengikuti perkembangan zaman.

Selain membahas persoalan internal, forum ini juga menekankan pentingnya kolaborasi eksternal yang disampaikan oleh Ketua Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Sleman, Hani Rochmanudin. UPZIS MWCNU Gamping diarahkan untuk menjalin kerja sama dengan lembaga pemerintah, mitra swasta, hingga komunitas masyarakat. Dengan kolaborasi yang luas, program-program sosial bisa menjangkau lebih banyak penerima manfaat dan memberi dampak lebih nyata.

Momentum ini menjadi ruang refleksi atas capaian yang telah dilakukan. Para pengurus meninjau kembali program-program yang berjalan sebelumnya, seperti santunan yatim, beasiswa pendidikan, bantuan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi. “Evaluasi ini penting agar setiap langkah ke depan lebih terukur dan terarah,” tandas Hani.

UPZIS sebagai wadah pemberdayaan umat. Dengan manajemen yang kuat, dana zakat bisa menjadi instrumen untuk mengentaskan kemiskinan, membangun kemandirian ekonomi, dan memperkuat solidaritas sosial di kalangan warga Nahdliyin maupun masyarakat luas.

Dengan suasana penuh kekeluargaan, diskusi berjalan produktif dan melahirkan berbagai gagasan untuk mengoptimalkan pengelolaan dana umat.

Harapannya, lembaga ini mampu menjadi motor penggerak kemandirian umat melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan berkeadilan. Konsolidasi bukanlah akhir, melainkan awal baru menuju langkah yang lebih solid dalam menebar kemanfaatan bagi masyarakat. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)