Pembangunan Drainase Selesai, Banyumeneng Siap Hadapi Musim Hujan
- Aug 15, 2024
- Aryo Tejo
- Kegiatan Wilayah
Sleman – Dalam rangka mempersiapkan wilayah Dusun Banyumeneng agar lebih tangguh dalam menghadapi perubahan cuaca yang ekstrem, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Banyuraden telah merampungkan pembangunan drainase jalan sepanjang 25,22 meter kubik di wilayah Dusun Banyumeneng menggunakan dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2024.
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan Banyuraden, Edi Waluyo menyebut adanya drainase yang lebih baik ini diharapkan akan lebih siap menghadapi musim hujan, dan dapat mengurangi potensi kerusakan akibat banjir. Hal ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim.
Pihaknya bersyukur atas penyelesaian proyek drainase jalan ini demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar dengan memastikan bahwa infrastruktur yang vital seperti sistem drainase dapat berfungsi secara optimal, terutama dalam mengatasi masalah genangan air dan banjir yang sering terjadi di wilayah ini.
“Harapan selanjutnya yaitu risiko penyebaran penyakit yang disebabkan oleh genangan air dapat diminimalkan. Artinya, sistem drainase berkontribusi terhadap peningkatan kebersihan dan kesehatan di lingkungan Padukuhan Banyumeneng sehingga memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan,” tuturnya saat ditemui di lokasi pembangunan drainase RW.04 Dusun Banyumeneng, Kalurahan Banyuraden, Kapanewon Gamping, Kamis (15/8/2024).
Hal senada diutarakan oleh Riyanto selaku Ketua RW.04 Banyumeneng, bahwa penyerahan proyek drainase yang dikerjakan sejak tanggal 24 Juli 2024 ini, telah selesai pada 15 Agustus 2024. Pembangunan drainase tersebut menunjukkan akuntabilitas pemerintah terhadap masyarakat.
Menurutnya, warga juga ingin memastikan bahwa proyek yang didanai dengan anggaran publik itu dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan harapan, serta pekerjaan telah diselesaikan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Rianto berharap infrastruktur tersebut setelah diserahkan kepada masyarakat, agar dirawat dan dijaga secara bersama supaya dapat berfungsi dengan baik dalam jangka panjang.
“Kesadaran dari masyarakat akan pentingnya pemeliharaan fasilitas umum adalah kunci dari keberhasilan proyek ini di masa depan,” tegas Riyanto.
Ia juga berterima kasih kepada Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta atas terealisasinya proyek drainase di wilayahnya, seraya berharap infrastruktur ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, sekaligus menjadi contoh bagaimana kerjasama antara pemerintah dan warga dapat menghasilkan perubahan positif bagi lingkungan sekitar.
(Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping).