Penghargaan Santri Terbaik Warnai Haflah Akhirussanah Pondok IUIBS Sleman

  • Jun 06, 2026
  • Adnan Nurtjahjo
  • Pendidikan

Sleman — Pondok Insan Utama Islamic Boarding School (IUIBS) Ambarketawang, Gamping, Sleman memberikan penghargaan kepada santri terbaik dalam berbagai bidang pada acara Haflah Akhirussanah yang digelar di Gedung Madu Candya, kompleks Pabrik Gula Madukismo, Sabtu (6/6/2026). Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas capaian para santri selama menempuh pendidikan di lingkungan pesantren.

Kepala Pondok IUIBS, Slamet Hadi Riyanto menyampaikan bahwa pemberian penghargaan tidak hanya bertujuan mengakui prestasi yang telah diraih santri, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus meningkatkan kualitas diri, baik dalam aspek akademik maupun pembentukan karakter.

Menurutnya, pesantren memiliki tanggung jawab untuk melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, namun juga memiliki akhlak mulia, kemampuan berbahasa asing, serta kecintaan terhadap Al-Qur'an. Oleh karena itu, berbagai kategori penghargaan diberikan untuk mengakomodasi beragam potensi yang dimiliki santri.

“Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang telah diraih, sekaligus sebagai motivasi bagi seluruh santri untuk terus mengembangkan potensi terbaik yang dimiliki. Setiap anak memiliki keunggulan masing-masing yang perlu diasah dengan kesungguhan dan kerja keras,” jelas Slamet Hadi.

Pada kesempatan tersebut, penghargaan The Best Tahfidz diberikan kepada Muhammad Hilmy Fernandez atas dedikasi dan konsistensinya dalam menghafal Al-Qur'an. Prestasi tersebut dinilai mencerminkan kesungguhan santri dalam menjaga interaksi yang erat dengan kitab suci sebagai pedoman kehidupan.

Sementara itu, penghargaan The Best Academic diraih oleh Muhammad Fadi Al Fatih. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa santri mampu menunjukkan prestasi akademik yang membanggakan tanpa mengesampingkan pendidikan keagamaan yang menjadi ciri khas pesantren.

Penghargaan The Best Adab diberikan kepada Faiq Ghazi Ihkamuddin. Slamet Hadi Riyanto selaku Kepala Pondok IUIBS menegaskan bahwa adab merupakan fondasi utama dalam proses menuntut ilmu. Keberhasilan seorang santri tidak hanya diukur dari kecerdasan intelektual, tetapi juga dari sikap hormat, kedisiplinan, tanggung jawab, dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam bidang kemampuan bahasa, penghargaan The Best English diberikan kepada El Yusuf Mutiara Ilham. Penguasaan bahasa Inggris dinilai penting sebagai bekal menghadapi tantangan global serta membuka akses yang lebih luas terhadap ilmu pengetahuan dan perkembangan dunia internasional.

Adapun penghargaan The Best Arabic diraih oleh Muhammad Zidan Qawiyyu. Kemampuan berbahasa Arab dipandang memiliki peran strategis bagi santri karena menjadi sarana untuk memahami sumber-sumber utama ajaran Islam secara lebih mendalam dan komprehensif.

Slamet Hadi berharap penghargaan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi seluruh santri untuk terus berprestasi sesuai bidang masing-masing. Ia menegaskan bahwa setiap santri memiliki potensi yang dapat dikembangkan melalui kerja keras, kedisiplinan, serta semangat belajar yang berkelanjutan. Melalui apresiasi terhadap berbagai capaian tersebut, pihaknya berkomitmen membentuk generasi yang unggul, berkarakter, berwawasan global, dan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman.

“Kami berharap nilai-nilai yang telah ditanamkan selama berada di pondok ini terus kalian jaga. Jadilah generasi yang dekat dengan Al-Qur'an, memiliki akhlak mulia, disiplin dalam menjalankan amanah, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Keberhasilan sejati tidak hanya diukur dari kecerdasan akademik, melainkan dari kualitas adab dan karakter yang dimiliki,” pungkas Slamet Hadi. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)