Perkuat Kualitas Hidup Lansia, Muslimat NU Godean Luncurkan Sekolah Lansia
- Jan 31, 2026
- Adnan Nurtjahjo
- Pendidikan
Sleman – Sekolah Lansia Husnul Khotimah yang didirikan oleh Pengurus Muslimat Nahdlatul Ulama Kapanewon Godean menjadi ikhtiar strategis dalam meningkatkan kualitas hidup warga lanjut usia. Program ini resmi berjalan dan dipusatkan di Komplek Masjid Babus Salam, Godean, Kabupaten Sleman, Sabtu (31/1/2026) sebagai ruang pembelajaran yang ramah, religius, dan partisipatif bagi para lansia.
Peresmian sekolah lansia Husnul Khotimah dihadiri oleh Ketua Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Sleman, Nurhayatinah, bersama Panewu Godean, Edi Wibowo, Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kapanewon Godean, H. Abdul Hamid, serta Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sleman, Dr. H. Syukron Arif Muttaqin.
Ketua Muslimat Nahdlatul Ulama Kapanewon Godean, Hj. Karyati Kamal menyampaikan bahwa pendirian sekolah lansia ini berangkat dari keprihatinan terhadap meningkatnya jumlah lansia yang rentan mengalami keterasingan sosial.
“Sekolah lansia diharapkan menjadi wadah interaksi, pembelajaran, serta penguatan mental dan spiritual agar para lansia dapat menjalani masa tua dengan bermartabat,” ujarnya.
Menurut Hj. Karyati Kamal keberadaan Sekolah Lansia Husnul Khotimah dinilai penting karena menjawab kebutuhan lansia akan pendampingan yang tidak hanya bersifat kesehatan fisik, tetapi juga spiritual, sosial, dan psikologis. Melalui pendekatan edukatif dan kekeluargaan, sekolah ini mendorong lansia tetap aktif, mandiri, dan memiliki semangat hidup yang positif di usia senja.
Program pembelajaran di Sekolah Lansia Husnul Khotimah dirancang secara sederhana dan kontekstual meliputi materi kesehatan dasar, penguatan ibadah, wawasan kebangsaan, keterampilan ringan, hingga edukasi pola hidup sehat. Seluruh kegiatan disampaikan dengan metode dialogis agar mudah dipahami dan sesuai dengan kondisi peserta.
Dukungan juga datang dari Panewu Godean, Edi Wibowo yang menilai program sekolah lansia sejalan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat. Inisiatif yang digagas Muslimat Nahdlatul Ulama ini dinilai mampu menjadi mitra strategis dalam menciptakan lansia yang sehat, produktif, dan berdaya di tingkat lokal.
Dengan adanya Sekolah Lansia Husnul Khotimah, para lansia di Kapanewon Godean diharapkan memiliki aktivitas rutin yang bermakna. Kegiatan yang terstruktur dan berkelanjutan ini sekaligus menjadi sarana deteksi dini permasalahan kesehatan maupun sosial yang kerap dialami lansia.
“Harapannya, dengan adanya sekolah ini bisa menambah panjang harapan hidup bagi masyarakat Godean,” lanjut Edi Wibowo.
Sementara itu, Dr. H. Syukron Arif Muttaqin selaku Anggota DPRD Kabupaten Sleman menambahkan, sekolah lansia Husnul Khotimah bisa didaftarkan sebagai lembaga kesejahteraan sosial (LKS) dibawah binaan dinas sosial.
“Sebagai LKS binaan Dinas Sosial, sekolah lansia berhak memperoleh pembinaan, bimbingan teknis, serta peningkatan kapasitas pengelola, termasuk pelatihan manajemen lembaga, pelayanan lansia, dan standar pelayanan minimal,” pungkasnya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)