Perkuat Toleransi Umat Beragama, Pamja Gereja Katolik Santa Lidwina Amankan Sholat Idul Adha di Trihanggo

  • May 27, 2026
  • Adnan Nurtjahjo
  • Keagamaan

Sleman — Personel Pengamanan Gereja (Pamja) Katolik Santa Lidwina melaksanakan pengamanan kegiatan Sholat Idul Adha 1447 Hijriyah yang berlangsung di Lapangan Trihanggo, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Rabu (27/5/2026). Kehadiran personel pengamanan tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama pelaksanaan ibadah umat Muslim.

Pengamanan dilakukan sejak pagi hari dengan menempatkan personel di sejumlah titik strategis di sekitar lokasi kegiatan. Fokus pengamanan meliputi pengaturan arus kendaraan, pengawasan area parkir, serta membantu kelancaran mobilitas jamaah yang memadati lapangan sejak sebelum pelaksanaan sholat dimulai.

Kegiatan tersebut mencerminkan tingginya semangat toleransi dan kepedulian antarumat beragama di wilayah Gamping. Kehadiran personel pengamanan dari lingkungan Gereja Katolik Santa Lidwina dinilai menjadi simbol kuat kebersamaan dan harmonisasi sosial di tengah masyarakat yang majemuk.

Selain menjaga keamanan, para personel juga turut membantu memberikan arahan kepada jama’ah terkait akses masuk dan keluar lokasi ibadah guna menghindari kepadatan. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan nyaman tanpa mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

Joko Widi selaku anggota Pamja Santa Lidwina menyampaikan bahwa keterlibatan pihaknya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap terciptanya suasana damai dan saling menghormati antarumat beragama. Menurutnya, momentum Idul Adha menjadi kesempatan penting untuk memperkuat nilai persaudaraan dan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.

“Sinergi antar elemen masyarakat dalam menjaga keamanan kegiatan keagamaan sangat diperlukan guna menciptakan stabilitas lingkungan yang harmonis. Dengan adanya kerja sama yang baik, potensi gangguan keamanan dapat diminimalkan sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk,” jelasnya.

Pelaksanaan pengamanan juga mendapat apresiasi dari Bhabinkamtibmas Trihanggo, Aiptu Rusmanto yang turut membersamai. Dia menilai keberadaan personel pengamanan gereja membantu menciptakan rasa aman sekaligus menunjukkan semangat toleransi yang tumbuh kuat di wilayah Sleman, khususnya di Kapanewon Gamping.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di sekitar Lapangan Trihanggo terpantau aman dan kondusif. Arus lalu lintas di sekitar lokasi dapat dikendalikan dengan baik, sementara jama’ah dapat mengikuti rangkaian Sholat Idul Adha dengan tertib hingga kegiatan selesai dilaksanakan.

Melalui kegiatan tersebut, nilai-nilai toleransi, gotong royong, dan solidaritas sosial kembali terlihat nyata dalam kehidupan masyarakat. Pengamanan Sholat Idul Adha yang melibatkan personel dari berbagai unsur masyarakat diharapkan dapat terus menjadi contoh positif dalam menjaga kerukunan dan persatuan di Kabupaten Sleman. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)