Polsek Gamping Lakukan Rekayasa Arus Lalin, Pastikan Keamanan Pemasangan Girder Tol Solo–Yogyakarta
- May 11, 2026
- Adnan Nurtjahjo
- Keamanan
Sleman — Personel Unit Lalu Lintas bersama anggota Subsektor Kepolisian Sektor Gamping melaksanakan rekayasa arus lalu lintas dalam rangka pengamanan pemasangan girder proyek Tol Solo–Yogyakarta di kawasan Jalan Siliwangi Simpang 4 Kronggahan, Kalurahan Trihanggo, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Senin malam (11/05/2025).
Kegiatan dilakukan guna memastikan proses pekerjaan pemasangan girder (erection girder) proyek Tol Solo – Yogyakarta Seksi 2 ruas Trihanggo hingga Junction Sleman berjalan aman sekaligus menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di sekitar lokasi proyek.
Menurut Kepala Kepolisian Sektor Gamping, AKP Bowo Susilo, proses pemasangan balok jembatan tersebut dilaksanakan pada malam hari guna meminimalisir gangguan terhadap aktivitas masyarakat dan pengguna jalan.
Petugas kepolisian melakukan pengaturan arus kendaraan, pengalihan jalur, hingga memberikan imbauan kepada para pengguna jalan agar mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama selama proses pemasangan girder berlangsung.
Dalam pelaksanaannya, AKP Bowo Susilo menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem contra flow dan pengalihan arus kendaraan untuk mengantisipasi kepadatan serta menjamin keselamatan pengguna jalan selama proses pengerjaan berlangsung.
“Arus kendaraan dari arah barat kami alihkan melewati sisi selatan jalan, sedangkan arus dari arah timur atau Simpang 4 Kronggahan diarahkan ke selatan melalui Jalan Kabupaten Sleman,” jelasnya di sela pengamanannya.
Menurutnya, penerapan rekayasa lalu lintas dinilai sangat penting mengingat proses pemasangan girder membutuhkan ruang kerja luas dan melibatkan alat berat berkapasitas besar. Situasi tersebut berpotensi menimbulkan kepadatan maupun gangguan arus kendaraan apabila tidak dilakukan pengaturan secara tepat dan terukur oleh aparat kepolisian bersama pihak terkait.
Selain mengurai kepadatan kendaraan, rekayasa arus lalu lintas juga bertujuan meminimalisasi risiko kecelakaan lalu lintas di sekitar area proyek. Dengan adanya pengalihan jalur sementara dan pengawasan langsung dari petugas di lapangan, para pengguna jalan dapat melintas dengan lebih aman meskipun aktivitas konstruksi berlangsung pada malam hari.
Pembangunan Tol Solo – Yogyakarta sendiri merupakan salah satu proyek strategis nasional yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. Oleh karena itu, kelancaran setiap tahapan pembangunan, termasuk pemasangan girder, menjadi perhatian penting seluruh pihak.
“Melalui penerapan rekayasa arus lalu lintas yang tepat, aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar tanpa menghambat proses pembangunan infrastruktur. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati, mematuhi rambu sementara, serta mengikuti arahan petugas demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Gamping,” ujar AKP Bowo. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)