Prestasi Membanggakan, Atlet Taekwondo Sleman Borong Medali di Kapolri Cup VI 2025
- Jul 29, 2025
- Adnan Nurtjahjo
- Pemuda
Sleman – Delegasi atlet taekwondo Kabupaten Sleman berhasil menorehkan prestasi gemilang dikancah nasional. Dalam kejuaraan taekwondo Pekan Olahraga Nasional (PON) Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Cup VI Tahun 2025 yang digelar di Gedung Olah Raga Jatidiri Semarang, kontingen Sleman berhasil menyabet dua medali emas dan tiga medali perak. Hal tersebut dikatakan Pelatih Tim Revolution Sleman, Arifin Yudi di kediamannya Sambisari, Ngemplak, Sleman, Selasa (29/7/2025).
Ia mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas pencapaian anak asuhnya yang mampu bersaing di antara ratusan peserta dari unsur TNI, Polri, dan umum se-Indonesia yang mempertandingkan Poomse (Jurus) dan Kyorugi (Pertarungan). Menurutnya, hasil ini merupakan buah dari latihan panjang yang dijalani para atlet secara konsisten selama beberapa bulan terakhir.
“Capaian ini tak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga besar taekwondo Sleman, namun juga membuktikan bahwa pembinaan olahraga di daerah terus menunjukkan hasil positif,” ucap Yudi.
Tim Revolution meraih medali emas lewat atlet asal Kalasan, Savira Rizky Kusuma Wardhani yang bertanding di Kategori Kyorugi Putri U62 kg, dan atlet asal Berbah, Arjun Uswatun Khori Safitri kategori Kyorugi Senior Putri U67 kg.
Sedangkan medali perak didapatkan dari atlet asal Kalasan, Dhelfiana Pramudya Wardhani di kategori Kyorugi Senior Putri U49 kg. Kemduian atlet asal Depok, Rivaldo Jaka Pradana Putra di kategori Kyorugi Senior Putra U80 kg, dan atlet asal Prambanan, Arfa’ni Darojatun yang turun di Kategori Poomsae Senior Putri.
Yudi juga menyoroti pentingnya kerja sama yang erat antara pelatih, orang tua, dojang (aula latihan), dan pemerintah daerah. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil dari ekosistem pembinaan yang sehat dan kolaboratif.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Orang tua yang selalu mendampingi, dojang yang konsisten melatih dari usia dini, dan dukungan Dinas Pemuda dan Olahraga Sleman adalah kunci sukses kita hari ini,” tegasnya.
Harapannya, prestasi ini menjadi pemicu semangat bagi atlet lain di Sleman agar terus berlatih dan tidak cepat puas. Target pada kejuaraan berikutnya, Sleman bisa memperluas capaian dengan lebih banyak nomor yang diikuti dan medali yang diraih.
“Ini baru awal. Kami ingin membawa atlet Sleman tembus ke pelatnas, dan kelak berdiri di podium internasional mengibarkan Merah Putih,” ungkapnya optimistis.
Sementara itu, Savira Rizky Kusuma Wardhani yang mendampingi Arifin Yudi mengaku sangat bersyukur dan terharu atas pencapaiannya. Ia menyebut kemenangan ini sebagai mimpi yang jadi kenyataan setelah perjuangan panjang dan latihan keras selama berbulan-bulan.
“Rasanya campur aduk, antara bangga dan bahagia. Setiap hari saya latihan dengan target ini, jadi ketika akhirnya bisa berdiri di podium tertinggi, rasanya seperti tidak percaya,” ujarnya dengan mata berbinar.
Akhirnya, Yudi berharap momen ini menjadi awal kebangkitan olahraga bela diri di Sleman. Pihaknya akan terus konsisten membina, mengevaluasi, dan mendampingi para atlet agar bisa naik ke level internasional.
“Medali hanyalah symbol, yang paling penting adalah membangun generasi muda Sleman yang sehat, tangguh, dan membawa harum nama daerahnya,” tutupnya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)