Refleksi dan Konsolidasi Jadi Semangat Konferancab IPNU-IPPNU Gamping
- May 15, 2026
- Adnan Nurtjahjo
- Pemuda
Sleman — Konferensi Anak Cabang (Konferancab) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Kapanewon Gamping menjadi momentum penting bagi para kader muda Nahdliyin untuk melakukan refleksi sekaligus konsolidasi organisasi di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Kegiatan yang mengusung tema “Menyatukan Asa, Melanjutkan Tekad” tersebut digelar di Gedung Pengurus Nahdlatul Ulama Nogotirto, Gamping, Sleman, Jumat pagi (15/5/2026).
Forum dua tahunan tersebut diikuti oleh kader IPNU-IPPNU dari berbagai ranting dan komisariat se-Kapanewon Gamping. Selain menjadi forum evaluasi kepengurusan, konferensi juga menjadi ruang strategis untuk merumuskan arah gerak organisasi agar tetap relevan dalam menjawab tantangan generasi muda di era digital dan perubahan sosial yang cepat.
Dalam sambutan pembukanya, Ketua Panitia Konferancab, Afrizal Alvin menyampaikan bahwa refleksi organisasi diperlukan agar kader mampu memahami kembali tujuan dasar perjuangan IPNU-IPPNU sebagai badan otonom Nahdlatul Ulama yang fokus pada pembinaan pelajar.
“Tantangan saat ini tidak hanya berkaitan dengan perkembangan teknologi, tetapi juga persoalan krisis moral, rendahnya literasi, hingga melemahnya budaya organisasi di kalangan generasi muda,” ujarnya bersemangat.
Konferancab menjadi sarana memperkuat konsolidasi antarkader agar semangat kebersamaan dan loyalitas terhadap organisasi tetap terjaga. Dengan konsolidasi yang kuat, kader diharapkan mampu membangun sinergi program yang berdampak nyata bagi pelajar maupun masyarakat di lingkungan masing-masing.
Lebih lanjut, dia mengapresiasi hadirnya tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama dan elemen organisasi seperti Rois Syuriah MWCNU Gamping, KH Ahmad Mabbarun, Ketua Tanfidziyah MWCNU Gamping, Silahudin Djamil, Ketua LAZISNU Gamping, Suhartono, Ketua Rabithah Ma'ahid Islamiyah, KH Unsul Jalis, Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Kabupaten Sleman, Pimpinan Komisariat dari Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah Nur Iman Mlangi, serta jajaran banom-banom Nahdlatul Ulama.
Menurut Afrizal, kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan besarnya dukungan terhadap keberlangsungan kaderisasi pelajar Nahdlatul Ulama di Kapanewon Gamping. Konferensi ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus penguatan sinergi antar banom dan antar kader demi menciptakan gerakan pelajar yang lebih aktif, inovatif, dan berdaya saing.
Sementara itu, KH Ahmad Mabbarun, dalam sambutannya, mengatakan pentingnya menjaga eksistensi IPNU dan IPPNU sebagai organisasi pelajar yang mampu menjadi ruang belajar, ruang tumbuh, dan ruang pengabdian bagi generasi muda Nahdlatul Ulama.
Ia menilai tema “Menyatukan Asa, Melanjutkan Tekad” memiliki makna mendalam karena menggambarkan pentingnya menjaga kesinambungan perjuangan organisasi. Semangat kolektif dinilai menjadi modal utama dalam melanjutkan estafet kepemimpinan sekaligus menjaga eksistensi IPNU-IPPNU di tengah derasnya arus individualisme dan budaya instan.
“Pelajar Nahdliyin kami harap tidak hanya aktif secara organisatoris, tetapi juga mampu menghadapi tantangan perkembangan teknologi, arus informasi, dan perubahan sosial yang cepat,” ucapnya.
Usai melewati serangkaian sidang pleno yang membahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan, evaluasi program kerja, serta penyusunan arah gerakan organisasi ke depan, dilakukan musyawarah untuk memilih ketua IPNU-IPPNU Gamping yang baru.
Hasil konferensi menetapkan Arrizal Alfin sebagai Ketua Pimpinan Anak Cabang IPNU Gamping dan Nur Kamilatus Sa’adah sebagai Ketua Pimpinan Anak Cabang IPPNU Gamping untuk masa khidmat 2026-2028.
Dengan semangat kebersamaan dan kaderisasi yang kuat, ketua terpilih beserta jajaran pengurusnya optimis dapat terus mencetak generasi pelajar yang berilmu, berakhlak, dan siap mengabdi untuk agama, bangsa, dan masyarakat. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)