Satlat Demak Ijo Sleman Pertahankan Tradisi Emas di POPDA DIY 2026 Tarung Derajat
- Apr 06, 2026
- Adnan Nurtjahjo
- Olahraga
Sleman — Satuan Latihan (Satlat) Tarung Derajat Demak Ijo Sleman kembali menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) DIY 2026. Tradisi meraih medali emas yang selama ini menjadi ciri khas mereka kembali dipertahankan melalui penampilan impresif para atlet muda berbakat.
Dalam kompetisi yang mempertemukan pelajar terbaik dari seluruh kabupaten/kota di Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut, petarung dari Satlat Demak Ijo, Kristanti yang masih berstatus sebagai pelajar SMK Negeri 2 Depok tampil dominan sejak babak penyisihan dan meraih medali emas di kelas SMK Putri 44,1 – 47 kg.
Saat ditemui di Satlat Demak Ijo, Banyuraden, Sleman, Senin (6/4/2026), Ruslan selaku pelatih tarung derajat mengungkapkan bahwa keberhasilan ini bukan hasil instan, melainkan buah dari proses latihan yang konsisten dan disiplin tinggi. Ia menegaskan bahwa pembinaan atlet dilakukan secara berjenjang dengan pendekatan yang terstruktur, baik dari aspek fisik, teknik, maupun mental.
Menurut Ruslan, capaian prestasi dalam POPDA DIY 2026 merupakan hasil dari proses panjang yang tidak lepas dari kedisiplinan para atlet dalam menjalani latihan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan meraih medali emas bukan hanya soal kemampuan teknik, tetapi juga kekuatan mental dan konsistensi dalam menjaga semangat bertanding.
“Tradisi emas yang selama ini terjaga di Satlat Demak Ijo menjadi tanggung jawab bersama untuk terus dipertahankan. Oleh karena itu, kami selalu menanamkan nilai kerja keras, sportivitas, dan rasa percaya diri kepada setiap petarung sejak tahap pembinaan awal,” terangnya.
Selain itu, dukungan penuh dari orang tua, sekolah, serta lingkungan sekitar turut menjadi faktor penting dalam menjaga performa para atlet. Sinergi ini dinilai mampu menciptakan ekosistem pembinaan olahraga yang sehat dan berkelanjutan.
“Prestasi tersebut sekaligus memperkuat posisi Sleman sebagai salah satu kekuatan utama dalam cabang olahraga tarung derajat di tingkat pelajar,” ujar Ruslan.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa tradisi emas yang selama ini melekat pada Satlat Demak Ijo bukan sekadar slogan, melainkan hasil nyata dari pembinaan yang berkelanjutan. Konsistensi tersebut menjadi motivasi bagi generasi petarung berikutnya untuk terus berprestasi.
Ruslan menambahkan, dengan semangat juang yang tinggi dan komitmen kuat dalam pembinaan, Satlat Demak Ijo Sleman optimistis dapat terus mempertahankan tradisi emas di berbagai ajang kompetisi mendatang, sekaligus menjadi inspirasi bagi perkembangan olahraga tarung derajat di Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Kami berharap para petarung tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kualitas diri agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” pintanya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)