Sekda Sleman Hadiri Apel Akbar Harlah ke-92 GP Ansor di Candibinangun

  • Apr 26, 2026
  • Adnan Nurtjahjo
  • Pemuda

Sleman — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman, Susmiarto menghadiri apel akbar dalam rangka peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-92 Gerakan Pemuda Ansor yang digelar di Lapangan Baratan, Candibinangun, Sleman, Minggu (26/4/2026). Kehadirannya menjadi wujud dukungan pemerintah daerah terhadap peran strategis organisasi kepemudaan dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan.

Kegiatan tersebut diikuti ribuan kader Ansor dan Banser dari 17 kapanewon di Kabupaten Sleman. Apel akbar menjadi momentum refleksi perjalanan panjang organisasi sejak didirikan hingga memasuki usia ke-92 tahun. Selama lebih dari sembilan dekade, Gerakan Pemuda Ansor terus menunjukkan eksistensinya dalam bidang sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan.

Susmiarto menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata Gerakan Pemuda Ansor dalam menjaga kerukunan umat beragama serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ia menilai, Ansor dan Banser telah menjadi garda terdepan dalam merawat toleransi di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks.

Selain itu, Susmiarto menegaskan pentingnya peran pemuda dalam menghadapi tantangan global, termasuk di era digital yang sarat dengan arus informasi yang tidak selalu dapat dipertanggungjawabkan. Sekaligus berharap kader Ansor mampu menjadi agen literasi digital yang mendorong masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial.

Sementara itu, Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Sleman, H.M. Najib Yuliantoro mengungkapkan bahwa apel akbar ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, namun juga sarana konsolidasi organisasi. Dengan mengusung semangat kebersamaan, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat soliditas kader di semua tingkatan.

Selain apel akbar, rangkaian kegiatan Harlah ke-92 juga diisi dengan berbagai agenda sosial dan kemasyarakatan, seperti silaturahmi kepada para kyai, aksi donor darah, lomba permainan dan olahraga tradisional, serta kegiatan pemberdayaan ekonomi umat. 

“Hal ini menjadi bukti bahwa Ansor dan Banser tidak hanya fokus pada kegiatan internal, melainkan hadir secara nyata di tengah masyarakat,” ucap H.M. Najib.

Para peserta apel tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air tercermin dari yel-yel yang dikumandangkan sepanjang acara berlangsung, memperkuat identitas organisasi sebagai penjaga nilai-nilai kebangsaan.

Dengan terselenggaranya apel akbar ini, diharapkan Gerakan Pemuda Ansor semakin solid dan mampu terus berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Sleman. Pemerintah daerah pun optimistis sinergi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah akan semakin kuat dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis dan sejahtera. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)