Tak Kebagian Tiket Stadion, Sleman Fans Nobar PSS Sleman Bersama Lurah Banyuraden
- May 03, 2026
- Adnan Nurtjahjo
- Olahraga
Ratusan Sleman Fans menggelar menghadiri acara nonton bareng pertandingan sepak bola antara PSS Sleman melawan PSIS Semarang dalam lanjutan kompetisi Liga 2 Indonesia pada Minggu sore (3/5/2026). Kegiatan yang digelar di halaman kantor Pemerintah Kalurahan Banyuraden, Gamping, Sleman tersebut menjadi alternatif bagi para pendukung PSS Sleman yang tidak mendapatkan tiket untuk menyaksikan langsung pertandingan di Stadion Maguwoharjo.
Suasana penuh antusias tampak sejak sebelum pertandingan dimulai. Para suporter mengenakan atribut kebanggaan berwarna hijau dan hitam sambil menyanyikan lagu-lagu dukungan bagi tim berjuluk “Super Elja”. Nonton bareng (Nobar) tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat Banyuraden dalam mendukung perjuangan tim kesayangannya.
Kegiatan tersebut dinilai penting karena tingginya animo masyarakat terhadap pertandingan penentuan bagi PSS Sleman. Banyak pendukung yang tidak memperoleh tiket akibat kapasitas stadion yang terbatas dibandingkan jumlah peminat yang ingin hadir langsung memberikan dukungan kepada tim kebanggaan Bumi Sembada tersebut.
Para Sleman Fans mengaku tetap ingin menjadi saksi perjuangan PSS Sleman untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional. Semangat itu terlihat dari sorak-sorai para penonton setiap kali para pemain PSS menciptakan peluang maupun melakukan serangan ke pertahanan lawan.
Lurah Banyuraden, Sudarisman menyampaikan apresiasi atas semangat dan kebersamaan warga dalam kegiatan nonton bareng pertandingan PSS Sleman melawan PSIS Semarang. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan dan menjaga kekompakan masyarakat Banyuraden.
“Kami berharap kegiatan nonton bareng ini dapat menjadi wadah kebersamaan masyarakat sekaligus bentuk dukungan moral bagi PSS Sleman yang sedang berjuang kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Walaupun tidak semua bisa hadir langsung di Stadion Maguwoharjo, semangat dan doa masyarakat Banyuraden tetap menyertai perjuangan Super Elja,” ujarnya.
Sudarisman menyampaikan harapan agar PSS Sleman mampu tampil maksimal dan meraih hasil terbaik dalam kompetisi Liga 2 Indonesia. Menurutnya, keberhasilan PSS Sleman akan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sleman sekaligus mengangkat semangat persatuan di tengah masyarakat.
Di tengah jalannya pertandingan, dari lokasi nonton bareng, yel-yel dukungan terus menggema saat pemain PSS Sleman menceploskan bola ke gawang PSIS Semarang. Momen tersebut menunjukkan bahwa kecintaan masyarakat Sleman terhadap PSS Sleman tidak pernah surut, baik saat bertanding di stadion maupun ketika memberikan dukungan dari luar arena pertandingan.
Hasil akhir menunjukkan kemenangan 3-0 atas PSIS Semarang dianggap memiliki arti penting bagi perjalanan PSS Sleman di Liga 2 musim ini. Sleman fans sangat berharap agar “Super Elja” mampu membuka jalan menuju promosi ke Liga 1 dan kembali bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia.
Yang tak kalah penting, Sudarisman selaku Lurah Banyuraden mengajak seluruh Sleman Fans untuk tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan sportivitas selama nonton bareng berlangsung. Ia menegaskan bahwa dukungan kepada Super Elja harus diwujudkan secara positif dan mampu mencerminkan karakter suporter yang dewasa serta mencintai perdamaian. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)