Tarik Tambang Jadi Simbol Kekompakan Puncak Harlah ke-92 GP Ansor Sleman
- Apr 26, 2026
- Adnan Nurtjahjo
- Pemuda
Sleman — Eksibisi tarik tambang menjadi salah satu momen paling meriah dalam puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-92 Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Sleman yang digelar di Lapangan Baratan, Candibinangun, Sleman, Minggu (26/4/2026). Kegiatan ini mempertemukan langsung Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Sleman beserta jajaran pengurus melawan perwakilan Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Sleman.
Sorak-sorai ratusan kader yang memadati lapangan Baratan menambah semarak suasana. Eksibisi tersebut bukan sekadar perlombaan fisik, tetapi juga simbol kebersamaan dan soliditas antarstruktur organisasi dari tingkat cabang hingga anak cabang.
Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Sleman, H.M. Najib Yuliantoro bersama jajaran tampak kompak mengenakan seragam khas organisasi, menunjukkan kesiapan menghadapi tantangan dari para Ketua PAC yang juga tidak kalah antusias. Kedua tim saling berhadapan dengan penuh semangat, disaksikan langsung oleh para kader yang mendukungnya.
Sejak aba-aba dimulai, kedua tim langsung menarik tambang dengan kekuatan penuh. Tarik-menarik berlangsung sengit, mencerminkan semangat kompetitif yang sehat namun tetap dalam bingkai persaudaraan. Beberapa kali posisi tali nyaris tidak bergeser, menandakan kekuatan kedua tim yang seimbang.
Eksibisi ini juga menjadi hiburan yang menyegarkan di tengah rangkaian kegiatan seremonial apel akbar. Tawa dan tepuk tangan penonton pecah saat para peserta menunjukkan ekspresi penuh perjuangan, bahkan sesekali terpeleset di atas tanah lapangan yang licin karena diguyur hujan.
Menurut H.M. Najib selaku Ketua GP Ansor Sleman, kegiatan ini sengaja digelar untuk mempererat hubungan emosional antar pimpinan di semua tingkatan. Selain itu, eksibisi tarik tambang dinilai efektif membangun semangat kebersamaan dan kekompakan kader Ansor di Sleman.
Dalam keterangannya, H.M. Najib menyampaikan bahwa momentum Harlah tidak hanya diisi dengan refleksi organisasi, namun juga kegiatan yang mampu memperkuat ikatan antar kader. Ia menegaskan bahwa kekuatan organisasi terletak pada soliditas dan kebersamaan seluruh anggotanya.
“Kekuatan organisasi tidak hanya diukur dari program kerja, tetapi juga dari eratnya hubungan antar kader yang dibangun melalui kebersamaan,” tandasnya.
Sementara itu, Munif Hasim selaku perwakilan Ketua PAC Gamping mengaku bangga bisa terlibat langsung dalam eksibisi tersebut. Meski bersifat hiburan, mereka tetap menunjukkan semangat juang tinggi sebagai wujud loyalitas terhadap organisasi yang telah membesarkan mereka.
“Dengan soliditas yang kuat, kita optimistis Gerakan Pemuda Ansor Sleman akan semakin maju dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas,” sambungnya.
Kegiatan eksibisi tarik tambang ini pun menjadi penutup yang berkesan dalam rangkaian puncak Harlah ke-92 yang digelar GP Ansor Sleman. Kebersamaan yang terbangun diharapkan dapat terus terjaga, menjadi fondasi kuat dalam menghadapi berbagai tantangan organisasi ke depan. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)