Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat, Tim Penanggulangan Kemiskinan Gamping Salurkan Bansos

  • May 29, 2026
  • Adnan Nurtjahjo
  • Sosial

Sleman — Tim Penanggulangan Kemiskinan Kapanewon Gamping menyalurkan santunan bagi anak yatim serta bantuan sosial (Bansos) kepada keluarga kurang mampu dalam kegiatan yang berlangsung di Pendhapa Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Jumat (29/5/2026). Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Panewu Anom Gamping, Kurnia Astuti, sebagai bentuk kepedulian pemerintah kapanewon terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus di tengah tantangan ekonomi saat ini.

Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan perlindungan sosial masyarakat sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dan unsur masyarakat dalam menekan angka kerentanan sosial di wilayah Kapanewon Gamping. Penyaluran bantuan diharapkan mampu memberikan motivasi dan dukungan moral kepada para penerima manfaat agar tetap optimistis menjalani kehidupan.

Kurnia Astuti, mengungkapkan bahwa santunan bagi 25 anak yatim dan bantuan sosial bagi 100 keluarga kurang mampu bukan sekadar bentuk bantuan materi, melainkan wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Menurutnya, perhatian terhadap kelompok rentan harus terus diperkuat agar tercipta kehidupan sosial yang lebih sejahtera dan berkeadilan.

“Penanganan kemiskinan memerlukan kerja bersama dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, organisasi sosial, hingga masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, program-program sosial dapat berjalan lebih tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.

Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, program santunan dan bantuan sosial memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial di lingkungan masyarakat. Dukungan terhadap anak yatim dinilai menjadi investasi sosial jangka panjang agar mereka tetap memiliki kesempatan untuk tumbuh dan memperoleh pendidikan yang layak.

Tim Penanggulangan Kemiskinan Kapanewon Gamping melakukan proses pendataan penerima bantuan secara bertahap dan melibatkan pemerintah kalurahan agar bantuan benar-benar diterima oleh warga yang berhak. 

“Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan transparansi sekaligus meningkatkan efektivitas program penanggulangan kemiskinan di tingkat kapanewon,” ungkap Kurnia Astuti.

Sejumlah penerima manfaat tampak hadir bersama keluarga mereka untuk menerima bantuan secara langsung. Masyarakat menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai mampu meringankan beban ekonomi sekaligus memberikan perhatian moral bagi warga yang membutuhkan dukungan sosial.

Pemerintah Kapanewon Gamping mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya gotong royong dan kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar. Semangat berbagi dinilai menjadi salah satu kekuatan penting dalam membangun ketahanan sosial masyarakat, khususnya di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Kurnia Astuti berharap tercipta penguatan solidaritas sosial di masyarakat sekaligus meningkatnya kepedulian bersama terhadap anak yatim dan keluarga kurang mampu. Pihaknya pun berkomitmen untuk terus mendorong program-program sosial berkelanjutan guna mendukung kesejahteraan masyarakat secara merata. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)