Theater Game, Belajar Sambil Bermain
- Oct 25, 2017
- Adnan Nurtjahjo
- Pendidikan
Gamping – Theater Game secara sederhana dapat diartikan sebagai sebuah pendekatan pembelajaran melalui permainan. Waktu yang tersedia biasanya sangatlah terbatas. Oleh karena itu, diperlukan sebuah pendekatan lain yang dapat dikerjakan dengan cara yang lebih rileks namun mencapai tujuan yang diharapkan. Hal ini disampaikan oleh Whani Darmawan seorang pakar penulis dan pegiat olah tubuh dalam kegiatan lokakarya penulisan naskah yang dihelat Rabu (25/10) di Ruang Sutan Takdir Alisyahbana Balai Bahasa Daerah Istimewa Yogyakarta (BBY).
Peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 40 orang berasal dari berbagai daerah yaitu Cirebon, NTB, Purworejo, Surakartà, Banjarmasin, dan Yogyakarta. KIM Kecamatan Gamping juga ikut berpartisipasi sebagai peserta kegiatan lokakarya ini karena permainan yang diciptakan dapat digunakan untuk mempelajari berbagai bidang ilmu baik secara mandiri maupun terintegrasi.
Selanjutnya, Whani Darmawan mengatakan theater game yang mengajarkan sesuatu secara tidak langsung melalui sebuah permainan. Sehingga tanpa disadari, kita sedang atau telah mempelajari sesuatu dalam permainan tersebut. Lokakarya yang dimoderatori Heri Mardiyanto ini memiliki manfaat lain yaitu menyeimbangkan otak kiri dan otak kanan (Adnan Nurtjahjo)