Tingkatkan Kapasitas Masyarakat Guna Hadapi Ancaman Bencana
- Apr 26, 2018
- Adnan Nurtjahjo
- Relawan
Gamping – Kamis (26/4) pukul 15.30 WIB, Tim Rescue Banyuraden menggelar gladi lapang penanganan bencana alam dengan ancaman bencana gempa bumi yang bertempat di Asrama Mahasiswa Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes), Banyuraden, Gamping.
Kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama antara Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) DIY, Pemerintah Desa Banyuraden, serta Poltekkes Kemenkes.
Dihadiri oleh Ketua BSMI DIY Bambang Edi Susianta, Pejabat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Henri Darma Wijaya dan Djoko Lelana, Perangkat Desa Banyuraden, Suprihono.
Adapun peserta gladi berasal dari mahasiswa dan mahasiswi Poltekkes sebanyak 13 orang, relawan BSMI 10 orang, masyarakat, koramil gamping (Babinsa), serta 6 perwakilan dari komunitas Setupa Banyuraden.
Dalam sambutannya, Henri Darma Wijaya mengapresiasi adanya kegiatan simulasi penanganan bencana alam dengan ancaman gempa bumi. Dengan adanya gladi lapang ini, dikatakan Henri dapat meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana. “Supaya masyarakat tidak terkena dampak bencana atau bisa mengurangi risiko terhadap bencana dan mengurangi jumlah korban bencana,” urainya.
Dituturkan Henry, dengan adanya simulasi ini diharapkan masyarakat tidak panik saat terjadi bencana alam, baik saat pra bencana (mitigasi), saat bencana (kedaruratan), maupun pasca bencana (rekonstruksi dan rehabilitasi).
Dalam kesempatan ini juga dilakukan pengukuhan Tim Rescue Banyuraden oleh Pejabat BPBD Kabupaten Sleman, serta penyerahan bantuan perangkat komunikasi (HT) sebanyak 2 unit oleh Bambang Edi kepada perwakilan Tim Rescue Banyuraden.
Selain itu, Rejeki Transport memberikan bantuan helm dan pelampung untuk operasional penyelamatan kepada Tim Rescue. Sementara itu, Kampus Poltekkes Kemenkes juga mendeklarasikan sebagai “Kampus Siaga Bencana.” (Adnan Nurtjahjo)