TPID Sleman–DIY Pantau Hewan Kurban, Polsek Gamping Pastikan Keamanan

  • May 05, 2026
  • Adnan Nurtjahjo
  • Berita Pemerintahan

Sleman — Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Gamping turut mengambil peran strategis dalam pengamanan kegiatan pemantauan harga dan ketersediaan hewan kurban yang dilaksanakan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sleman bersama TPID Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (5/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan stabilitas pasokan dan harga menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriyah.

Kapolsek Gamping, AKP Bowo Susilo bersama jajarannya turut melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu-lintas selama kegiatan berlangsung, termasuk pengawasan situasi di lokasi peternakan Kelompok Ternak Sapi Karya Tunggal Dusun Nyamplung, Balecatur maupun area Pasar Hewan Ambarketawang guna menjamin kelancaran mobilitas tim, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.

“Keterlibatan kepolisian tidak hanya berfokus pada aspek keamanan fisik, namun juga mendukung terciptanya situasi kondusif bagi pelaksanaan pemantauan oleh TPID. Hal ini dinilai penting mengingat kegiatan tersebut menyangkut kepentingan masyarakat luas, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan hewan kurban,” jelasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, Plt. Wakapolresta Sleman Sudarmawan, Kepala Staf Kodim 0732/Sleman Mayor CKE Hermanto, Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman, Rofiq Andriyanto, serta unsur Forkopimda dan instansi terkait lainnya.

Sleman — Tim TPID Kabupaten Sleman bersama TPID DIY melakukan pengecekan langsung terhadap stabilitas harga, kualitas, ketersediaan stok serta kesehatan hewan kurban khususnya sapi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa hewan yang diperjualbelikan memenuhi standar kelayakan, baik dari sisi syariat maupun kesehatan hewan.

Dalam proses pemantauan, harga hewan kurban di wilayah Gamping relatif stabil, tidak ditemukan hewan ternak yang terindikasi penyakit menular dan ketersediaan hewan kurban dinilai masih mencukupi kebutuhan masyarakat. Selain melakukan pemantauan, petugas juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti dalam membeli hewan kurban dengan memilih ternak yang sehat dan memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

“Kondisi ini menjadi indikator positif dalam menjaga daya beli masyarakat serta mencegah lonjakan inflasi musiman yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan,” ujar Danang Maharsa menimpali.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dalam melakukan transaksi, terutama terkait keaslian dokumen kesehatan hewan. Edukasi ini penting guna menghindari potensi penipuan maupun peredaran hewan yang tidak layak kurban.

Melalui pengamanan yang optimal dan sinergi antarinstansi, kegiatan pemantauan ini diharapkan mampu memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa kebutuhan hewan kurban dapat terpenuhi dengan aman, sehat, dan sesuai ketentuan, sehingga pelaksanaan Hari Raya Iduladha di Kabupaten Sleman dapat berjalan dengan lancar dan khidmat. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)