Ustadz Hendy Kurniawan Ajak Jama’ah Mushola As-Salam Gamping Pahami Kunci Kehidupan
- Mar 08, 2026
- Adnan Nurtjahjo
- Keagamaan
Sleman — Suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Mushola As-Salam, Trihanggo, Gamping, Sleman, Minggu (8/3/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan jama’ah warga padukuhan Salakan yang hadir untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menambah wawasan keagamaan melalui tausiyah yang disampaikan oleh Pembina Majelis Taklim At-Tawadlu Besole, Ustadz Hendy Kurniawan.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Hendy menyampaikan pentingnya memahami empat kunci hidup manusia selama menjalani kehidupan di dunia. Pertama, memperbaiki aqidah merupakan hal yang sangat penting bagi setiap Muslim karena aqidah menjadi fondasi utama dalam menjalani kehidupan beragama.
“Upaya memperbaiki aqidah dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti memperdalam ilmu agama, mengikuti majelis taklim, membaca kitab-kitab keislaman, serta memperbanyak berdiskusi dengan para ulama atau tokoh agama,” terangnya.
Dengan aqidah yang baik dan benar, seorang Muslim akan mampu menjalani kehidupan dengan penuh kesadaran bahwa segala sesuatu berada dalam kekuasaan Allah SWT. Kesadaran ini akan mendorong seseorang untuk selalu berbuat baik, menjauhi perbuatan maksiat, dan berusaha menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain.
Kedua, melakukan ibadah yang benar akan memberikan nilai spiritual yang mendalam serta menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. Beribadah yang benar akan membentuk karakter dan akhlak yang baik. Ibadah seperti salat, puasa, zakat, dan berbagai amalan lainnya memiliki tujuan untuk mendidik manusia agar menjadi pribadi yang disiplin, sabar, jujur, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
“Melalui ibadah yang benar, seorang Muslim diharapkan mampu menjalani kehidupan dengan lebih baik serta memperoleh kebahagiaan di dunia dan akhirat,” tutur Ustadz Hendy.
Kunci ketiga adalah berbuat baik kepada orang lain. Setiap kebaikan yang dilakukan, sekecil apa pun, memiliki nilai di hadapan Allah SWT. Oleh karena itu, seorang Muslim dianjurkan untuk selalu menebarkan kebaikan kepada siapa saja tanpa memandang latar belakang, status sosial, maupun perbedaan lainnya.
Dalam kehidupan sehari-hari, sikap saling berbuat baik juga menjadi cerminan akhlak yang mulia. Masyarakat yang terbiasa menebarkan kebaikan akan memiliki kehidupan yang lebih harmonis, penuh rasa empati, serta saling mendukung satu sama lain.
Adapun kunci yang keempat yaitu memiliki hati yang bersih dalam menjalani kehidupan. Hati yang bersih akan memudahkan seseorang untuk menerima kebenaran, melaksanakan perintah Allah SWT, serta menjauhi segala bentuk larangan-Nya. Sebaliknya, hati yang dipenuhi dengan sifat-sifat buruk akan menghalangi seseorang dari jalan kebaikan.
“Memiliki hati yang bersih juga akan tercermin dalam hubungan sosial dengan sesama manusia. Orang yang hatinya bersih cenderung memiliki sikap yang lembut, mudah memaafkan, serta tidak mudah menyimpan kebencian terhadap orang lain. Sikap ini sangat penting dalam membangun hubungan yang harmonis di tengah masyarakat,” pungkas Ustadz Hendy. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)