Wiwaha Purna Siswa SMPN 4 Gamping, Jaga Budaya Luhur Mengukir Prestasi

  • Jun 09, 2026
  • Adnan Nurtjahjo
  • Pendidikan

Sleman — Pendidikan tidak hanya bertujuan menghasilkan siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang berakhlak mulia, menghormati orang tua dan guru, memiliki kepedulian sosial, serta mencintai budaya bangsa.

Gagasan tersebut diungkapkan Kepala SMP Negeri 4 Gamping, Ernawati, dalam acara Wiwaha Purna Siswa Tahun Pelajaran 2025/2026 di hadapan Panewu Gamping, Pengawas Sekolah, para guru, orangtua siswa, serta perwakilan Koramil 17/Gamping dan Kepolisian Sektor Gamping di Aula Kalurahan Ambarketawang, Gamping, Sleman, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Ngugemi Budaya Luhur Anggugah Prestasi Pinunjul” tersebut menjadi momentum pelepasan 192 siswa kelas IX yang telah menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun di bangku SMP.

“Wiwaha Purna Siswa bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan bentuk apresiasi atas perjuangan, kerja keras, dan pencapaian para siswa selama menempuh pendidikan, sekaligus penanda awal perjalanan menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi” tandas Ernawati.

Menurutnya, tema “Ngugemi Budaya Luhur Anggugah Prestasi Pinunjul” dipilih sebagai pengingat bahwa keberhasilan akademik perlu berjalan beriringan dengan pelestarian nilai-nilai budaya dan karakter bangsa. Di tengah perkembangan teknologi dan arus globalisasi yang semakin pesat, generasi muda diharapkan tetap menjunjung tinggi etika, sopan santun, serta kearifan lokal yang menjadi identitas bangsa Indonesia.

“Pendidikan yang berkualitas tidak hanya diukur dari capaian akademik semata, namun juga dari kemampuan siswa dalam mengembangkan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi siswa dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” tegas Ernawati.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa “Ngugemi Budaya Luhur Anggugah Prestasi Pinunjul” mengandung makna yang mendalam bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di SMP Negeri 4 Gamping. Dalam bahasa Jawa, ngugemi berarti memegang teguh atau menjunjung tinggi, budaya luhur berarti nilai-nilai budaya yang mulia, anggugah berarti membangkitkan atau menggerakkan, sedangkan prestasi pinunjul berarti prestasi yang unggul atau membanggakan.

“Secara keseluruhan, tema ini mengandung pesan bahwa keberhasilan dan prestasi yang tinggi harus dibangun di atas fondasi karakter, etika, dan nilai-nilai budaya yang baik,” terang Ernawati.

Para lulusan diharapkan mampu membawa identitas dan karakter positif yang telah ditanamkan selama belajar di sekolah. Dengan tetap memegang teguh budaya luhur, mereka diharapkan dapat meraih prestasi yang lebih tinggi, menjadi generasi yang berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara tanpa kehilangan jati diri sebagai insan yang berbudaya.

Acara dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dan budaya yang ditampilkan oleh para siswa. Penampilan tersebut menjadi wujud nyata implementasi tema kegiatan sekaligus menunjukkan bahwa sekolah mengembangkan kemampuan akademik, sekaligus memberikan ruang bagi penguatan bakat, kreativitas, dan kecintaan terhadap budaya bangsa.

Melalui kegiatan Wiwaha Purna Siswa Tahun Pelajaran 2025/2026, SMP Negeri 4 Gamping berharap para lulusan mampu menjadi generasi yang berkarakter, berbudaya, dan berprestasi. Semangat untuk menjaga budaya luhur serta terus mengukir prestasi diharapkan dapat menjadi bekal dalam mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi diri sendiri, masyarakat, maupun bangsa. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)