Wujud Kepedulian Sosial, UPZIS MWCNU Gamping Santuni Anak Yatim di Nogotirto

  • Mar 05, 2026
  • Adnan Nurtjahjo
  • Sosial

Sleman — Kegiatan penyaluran santunan bagi anak yatim dan dhuafa kembali dilakukan Unit Pengelola Zakat Infaq dan Shodaqoh (UPZIS) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gamping di Masjid Ali Siradj, Nogotirto, Gamping, Sleman, Kamis (5/3/2026). Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian masyarakat terhadap kelompok rentan, khususnya di momentum bulan Ramadan yang sarat dengan nilai solidaritas dan kepedulian sosial.

Pentasyarufan tersebut dihadiri oleh Rois Syuriah MWCNU Gamping, KH. Ahmad Mabarun didampingi Ketua Tanfidziyah, Silahudin Djamil, Ketua UPZIS, Suhartono, tokoh masyarakat, serta para jama’ah masjid Ali Siradj. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 25 anak yatim dan warga dhuafa menerima bantuan sebagai bentuk kepedulian umat terhadap sesama, sekaligus wujud nyata pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang amanah.

Suhartono selaku Ketua UPZIS MWCNU Gamping menyampaikan bahwa santunan ini merupakan program rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab sosial lembaga dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia menegaskan bahwa keberadaan lembaga pengelola zakat di tingkat kapanewon sangat penting untuk memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran.

Menurutnya, dana santunan yang diberikan berasal dari kontribusi para muzakki dan donatur yang selama ini mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui UPZIS MWCNU Gamping. Dengan pengelolaan yang terorganisir, bantuan dapat menjangkau anak-anak yatim dan keluarga dhuafa di berbagai wilayah di Kapanewon Gamping.

“Pemberian santunan untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Terlebih pada bulan Ramadan, semangat berbagi diharapkan semakin meningkat sehingga mampu membantu meringankan beban hidup masyarakat kurang mampu,” ungkap Suhartono.

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Ali Siradj, Budy Afandi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan penyantunan anak yatim dan dhuafa yang dilaksanakan oleh UPZIS MWCNU Gamping. Ia menilai kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian sosial umat Islam dalam membantu saudara-saudara yang membutuhkan, terlebih di bulan Ramadan yang penuh keberkahan.

“Mari jadikan momentum Ramadan sebagai sarana memperkuat nilai kepedulian dan solidaritas sosial. Berbagi dengan sesama, terutama kepada anak yatim, merupakan bagian dari ajaran Islam yang memiliki nilai keutamaan yang sangat besar,” ajaknya.

Para penerima santunan mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini.

Dengan semangat kebersamaan dan solidaritas yang kuat, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk berbagi dan membantu sesama, khususnya anak yatim dan warga dhuafa di wilayah Gamping dan sekitarnya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)