Diklat Pemadam Kebakaran Perkuat Kesiapsiagaan Satlinmas Trihanggo
- Dec 19, 2025
- Adnan Nurtjahjo
- Pendidikan
Sleman – Pendidikan dan Latihan (Diklat) pemadam kebakaran bagi Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Kalurahan Trihanggo dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan warga menghadapi potensi bencana kebakaran. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sleman yang berlangsung di Graha Mangesti Hanggo, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Jumat (19/12/2025).
Pelatihan ini diikuti oleh anggota Satlinmas beserta Bhabinkamtibmas dan Babinsa Trihanggo sebagai garda terdepan dalam sistem perlindungan masyarakat di tingkat kalurahan. Melalui diklat tersebut, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan dasar penanggulangan kebakaran yang aplikatif dan sesuai dengan kondisi di lingkungan permukiman.
Panewu Gamping, Suyanto dalam sambutannya menegaskan bahwa keberadaan Satlinmas yang terlatih sangat penting untuk mempercepat penanganan awal saat terjadi kebakaran. “Respons cepat di menit-menit pertama dapat meminimalkan kerugian materiil maupun risiko korban jiwa,” ujarnya.
Materi pelatihan mencakup pemahaman tentang penyebab kebakaran, teknik pencegahan, penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), serta simulasi penanganan kebakaran skala kecil diberikan oleh Suwandi selaku Kepala Seksi Pencegahan Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sleman. Seluruh rangkaian kegiatan disampaikan secara teori dan praktik agar peserta mampu memahami sekaligus menerapkannya di lapangan.
Selain aspek teknis, diklat ini juga menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi antar unsur masyarakat saat terjadi kondisi darurat. Satlinmas diharapkan mampu menjadi penghubung antara warga, pemerintah kalurahan, dan petugas pemadam kebakaran.
Lebih lanjut, Pj Lurah Trihanggo, Budi Supriyanta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai diklat ini sebagai bentuk sinergi yang konkret antara pemerintah daerah dan kalurahan dalam upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang kebencanaan.
Selain itu, menurut Budi, wilayah Trihanggo yang terus berkembang dengan kepadatan permukiman dan aktivitas ekonomi membutuhkan kesiapsiagaan yang baik terhadap risiko kebakaran. “Dengan adanya pelatihan ini, Satlinmas diharapkan lebih percaya diri dan sigap dalam menjalankan tugasnya,” lanjutnya.
Para peserta mengaku mendapatkan banyak manfaat dari pelatihan tersebut, terutama pengalaman praktik langsung yang jarang diperoleh sebelumnya. Mereka berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memperkuat kemampuan dan kesiapan personel Satlinmas.
Sementara itu, Suyana selaku Jagabaya Trihanggo menegaskan komitmennya dalam membangun sistem perlindungan masyarakat yang tangguh dan responsif. Harapannya, peningkatan kapasitas Satlinmas di tingkat kalurahan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan siap menghadapi potensi bencana kebakaran.
“Semoga sinergi antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satlinmas, dan pemerintah Kalurahan Trihanggo semakin solid, sehingga mampu mewujudkan lingkungan Kalurahan Trihanggo yang aman, tertib, dan tanggap terhadap potensi bencana,” pintanya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)