Tim Pelatih Revolution Academy Sleman Sukses Antarkan Atletnya di Kejuaraan Internasional Taekwondo
- Jun 22, 2026
- Adnan Nurtjahjo
- Olahraga
Sleman — Tim Taekwondo Indonesia Revolution Academy yang bermarkas di Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih total 30 medali pada ajang Kejuaraan Internasional Gelora Taekwondo Indonesia (GTI) 2026 yang berlangsung pada 19 Juni hingga 21 Juni 2026 di Gedung Olah Raga Universitas Negeri Yogyakarta.
Kejuaraan berskala internasional tersebut diikuti lebih dari 3.000 atlet taekwondo yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara, yakni Malaysia, Australia, Timor Leste, dan Brunei Darussalam. Pertandingan digelar di delapan arena dan mempertandingkan berbagai kategori Kyorugi (Pertarungan) maupun Poomsae (Rangkaian Jurus).
Manajer Tim Taekwondo Revolution Academy Sleman, Rizky Savira Kusuma, menjelaskan bahwa pada hari pertama kompetisi (19/6/2026), tim berhasil mengoleksi empat medali yang terdiri atas dua medali perak dan dua medali perunggu. Medali perak diraih oleh Muhammad Ammar Dirga Sulistyo (SDN Sorogenen I) di kategori Kyorugi Cadet O-45 Kg Male serta Jihan Makaila Wibawa (Revolution) di kategori Kyorugi Junior U-52 Kg Female. Sementara itu, medali perunggu dipersembahkan oleh Alvaro Marchcleo Putra Riyadi (SDN Nanggulan) di kategori Kyorugi Pra Cadet C U-26 kg Male dan Muhammad Aydan Arya (SMPN 3 Depok) di kelas Kyorugi Cadet U-45 Kg Male.
Memasuki hari kedua pertandingan (20/6/2026), performa para atlet semakin meningkat. Asisten Pelatih Tim Revolution Academy Sleman, Arjun Uswatun, menyampaikan bahwa pihaknya berhasil menambah lima medali, terdiri atas dua medali perak dan tiga medali perunggu.
“Perolehan medali perak diraih oleh Muhammad Fawwaz Anwar (MI Al-Huda) kategori Poomsae Cadet Taeguk 2 Male, dan Arsva Nathan Jaswinder Wibowo (MI Al-Huda) di kelas Kyorugi Pra Cadet C U-33 Male. Sedangkan medali perunggu diperoleh Dhafin Julio Shakeil Alfarizky (MI Al-Huda) pada kategori Pra Cadet B U-42 kg Male, Swatantri Girindra Wardhani (SDN Sorogenen I) kategori Kyorugi Pra Cadet C U-42 Female, serta Ghaziya Ainun Mahya (SDN Nogopuro) kategori Kyorugi Pra Cadet C U-26 Female,” terang Arjun.
Puncak prestasi tim terjadi pada hari ketiga kompetisi (21/6/2026). Kepala Pelatih Tim Revolution Academy Sleman, Arif YM, mengungkapkan bahwa para atlet berhasil menyumbangkan 21 medali tambahan, termasuk tiga medali emas yang menjadi kebanggaan tim. Rinciannya, medali perak diraih Rafanda Yuanita Putri (SMKN 1 Depok) kategori Kyorugi Junior U63 Female, Anandita Sekar Roswidya Putri (SMKN 1 Depok) kategori Kyorugi Senior U62 Female, dan Adzkiya Khonsa Nafi'ah (SMKN 1 Depok) kategori Poomsae Junior Taeguk 1 Female, Rafika Cahya Rezkyani Aryanto (SMKN 1 Depok) kategori Poomsae Junior Taeguk 2 Female, Risma Yeni Nur'aeni (MTsN 9 Sleman) kategori Poomsae Junior Taeguk 1 Female, serta Damyan Nur Ramdhan (MTsN 9 Sleman) kategori Kyorugi Cadet U-61 Male.
Sedangkan medali perunggu diperoleh Intan Nur Apriliaini (SMKN 1 Depok) kategori Poomsae Junior Taeguk 2 Female, Miftahul Septi Anggraeni (SMKN 1 Depok) kategori Kyorugi Junior U44 Female, Jesica Alicia Kristiana (SMKN 1 Depok) kategori Kyorugi Junior U55 Female, Acitya Anggana Raras Effendi (SMKN 1 Depok) kategori Poomsae Junior Taeguk 1 Female, Syifa Putri Litani (MTsN 9 Sleman) kategori Poomsae Junior Taeguk 1 Female, Qhotif Aditya Romadoni (MTsN 9 Sleman) kategori Kyorugi Junior U57 Male, Nadira Anamika Aqilah Syam (MTsN 9 Sleman) kategori Kyorugi Cadet U-59 Female, Dominic Kenzie Isalias (SMP Budya Wacana) kategori Kyorugi Cadet U-41 Male, Anindya Rachel Mahendra (Revolution) kategori Poomsae Junior Taeguk 2 Female, Dhyandra Cinta Agustira (Revolution) kategori Kyorugi Junior U49 Female, Muhammad Fannan Pratama (ITD Adisucipto) kategori Kyorugi Senior U63 Male, dan Fauzan Humam Ar Rizal Hibatulloh (MTsN 9 Sleman) kategori Kyorugi Junior U45 Male.
“Capaian prestasi ini sekaligus mengukuhkan posisi Revolution Academy sebagai salah satu klub taekwondo berprestasi dan membanggakan di Daerah Istimewa Yogyakarta,” tandasnya.
Adapun tiga medali emas bergengsi berhasil dipersembahkan oleh Muhammad Hafidin (SMKN 2 Depok) yang bertanding di kelas Kyorugi Senior U-58 Kg Male, Fairuz Ghalia Athaillah (Revolution) di kategori Poomsae Junior Taeguk 6 Female, serta Rahmania Putri (SMKN 1 Depok) di kelas Kyorugi Senior U-67 Kg Female. Ketiganya tampil impresif dan mampu mengalahkan lawan-lawan tangguh di babak final.
Menurut Arif YM, keberhasilan para atlet meraih medali emas merupakan hasil dari proses latihan yang panjang dan persiapan yang matang. Disebutkan, Muhammad Hafidin sukses menaklukkan atlet dari tim Universitas Teknologi Digital Indonesia pada partai final, sementara Fairuz Ghalia Athaillah mengungguli atlet dari Marunting Batu Aji, Kepulauan Riau. Di kategori lainnya, Rahmania Putri Hapsari berhasil mengalahkan atlet dari tim Taekwondo Universitas Gadjah Mada untuk memastikan gelar juara.
Secara keseluruhan, Tim Revolution Academy Sleman menurunkan 30 atlet yang dibina dari Dojang Revolution Club, SMKN 1 Depok, MAN 2 Sleman, MTsN 3 Sleman, dan MTsN 9 Sleman yang bertanding pada cabang kyorugi dan poomsae. Dari jumlah tersebut, tim berhasil membawa pulang 3 medali emas, 11 medali perak, dan 16 medali perunggu.
Sebagai Kepala Pelatih, Arif YM menilai capaian tersebut sebagai momentum penting bagi kebangkitan tradisi prestasi emas yang selama ini menjadi identitas Tim Taekwondo Revolution Academy Sleman. Ia mengapresiasi kerja keras seluruh atlet, pelatih, serta orang tua yang terus memberikan dukungan dan motivasi selama proses persiapan hingga pertandingan berlangsung.
“Raihan medali emas ini menjadi bukti bahwa tradisi prestasi Tim Taekwondo Revolution Academy Sleman masih terus terjaga. Harapan ke depan, prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkembang dan meraih hasil yang lebih baik pada kejuaraan yang akan datang,” pungkasnya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)