Literasi Kesehatan Kunci Hidup Berkualitas di Era Modern
- Dec 16, 2025
- Adnan Nurtjahjo
- Kesehatan
Sleman - Kegiatan literasi kesehatan bertajuk “Hidup Sehat Adalah Pilihan” digelar oleh Tim Kesehatan Jogja Nusantara Sleman di Aula Museum Batik Yogyakarta, Selasa (16/12/2025). Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kesadaran dan tanggung jawab individu dalam menjaga kesehatan secara berkelanjutan.
Literasi kesehatan dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang sehat dan produktif. Melalui pendekatan edukatif, peserta diajak memahami bahwa pola hidup sehat tidak hanya berkaitan dengan pengobatan, namun juga mencakup pencegahan, kebiasaan sehari-hari, serta pengambilan keputusan yang tepat terkait kesehatan.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari relawan kesehatan, tokoh komunitas, hingga warga umum yang memiliki kepedulian terhadap isu kesehatan. Antusiasme peserta terlihat dari interaksi aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung dinamis.
Narasumber utama dalam kegiatan tersebut adalah dr. R. Setio Boediprajitno yang menyampaikan materi secara komprehensif dan komunikatif. Ia menekankan bahwa kesehatan bukanlah sesuatu yang datang secara kebetulan, melainkan hasil dari pilihan sadar yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pemaparannya, dr. Setio menjelaskan bahwa gaya hidup modern kerap menjauhkan masyarakat dari perilaku sehat, seperti kurangnya aktivitas fisik, pola makan tidak seimbang, serta manajemen stres yang buruk. “Literasi kesehatan menjadi kunci agar masyarakat mampu memilah informasi yang benar dan menerapkannya secara bijak,” tandasnya.
Ia pun menegaskan bahwa hidup sehat tidak harus mahal atau rumit. Kebiasaan sederhana seperti mengatur pola makan, menjaga kualitas tidur, rutin bergerak, dan membangun kesehatan mental merupakan investasi jangka panjang yang berdampak besar bagi kualitas hidup seseorang.
Selain itu, dr. Setio menyebutkan salah satu peran strategis matahari dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan manusia. Menurutnya, paparan sinar matahari memicu sintesis vitamin D di kulit. Vitamin ini krusial untuk penyerapan kalsium dan fosfor, sehingga berperan langsung dalam menjaga kepadatan tulang dan gigi, serta mencegah gangguan seperti osteoporosis dan rakhitis. “Vitamin D yang memadai berkontribusi pada fungsi sistem imun,” lanjutnya.
Yang tak kalah penting, mengonsumsi buah dan sayur secara rutin merupakan fondasi utama pola hidup sehat. Keduanya menyediakan berbagai zat gizi esensial yang dibutuhkan tubuh untuk berfungsi optimal serta mencegah berbagai penyakit.
“Kandungan antioksidan dan vitamin C dalam buah dan sayur membantu melawan radikal bebas dan meningkatkan respon imun, sehingga tubuh lebih tahan terhadap infeksi dan penyakit,” terang dr. Setio bersemangat.
Sementara itu, Koordinator Tim Kesehatan Jogja Nusantara Sleman, Yuda Santosa menyampaikan bahwa kegiatan literasi kesehatan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi antara tenaga medis, komunitas, dan masyarakat luas sangat diperlukan agar pesan-pesan kesehatan dapat diterima dan dipraktikkan secara nyata. Kegiatan semacam ini diharapkan mampu menjadi pemantik perubahan perilaku menuju hidup yang lebih sehat.
Dengan terselenggaranya literasi kesehatan ini, Tim Kesehatan Jogja Nusantara Sleman berharap masyarakat semakin menyadari bahwa hidup sehat adalah sebuah pilihan yang harus diperjuangkan. Kesadaran tersebut diharapkan tidak berhenti pada tataran pengetahuan, tetapi terwujud dalam tindakan nyata demi meningkatkan derajat kesehatan bersama. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)