Lurah Banyuraden Salurkan Dana Pembangunan Mushola Babusalam

  • Mar 03, 2026
  • Adnan Nurtjahjo
  • Keagamaan

Sleman — Kegiatan safari tarawih yang berlangsung di Mushola Babusalam, wilayah Banyuraden, Gamping, Sleman, Selasa (3/3/2026), menjadi momentum penting dalam penguatan peran masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, pemerintah Kalurahan Banyuraden menyalurkan bantuan dana pengembangan rumah ibadah kepada takmir Mushola Babusalam sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sarana ibadah.

Penyerahan bantuan yang dilakukan oleh Lurah Banyuraden, Sudarisman kepada Adi Suryanto selaku Ketua Takmir Mushola Babusalam tersebut tidak hanya bersifat simbolis, namun juga mencerminkan komitmen pemerintah kalurahan dalam memperkuat fungsi masjid sebagai ruang pembinaan umat. 

“Dukungan finansial ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas fasilitas mushola sehingga jama’ah dapat beribadah dengan lebih nyaman dan khusyuk,” sambungnya.

Usai memberikan bantuan, Sudarisman menegaskan bahwa masjid dan mushola memiliki peran strategis dalam membangun karakter masyarakat yang religius dan berakhlak. Oleh karena itu, perhatian terhadap kebutuhan sarana dan prasarana ibadah menjadi bagian penting dari pembangunan berbasis masyarakat.

Ia pun menyebutkan, bantuan dana ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan kegiatan keagamaan. Selain itu, Sudarisman mengajak masyarakat untuk memakmurkan mushola dengan berbagai kegiatan positif. Menurutnya, tempat ibadah tidak hanya berfungsi sebagai ruang ritual, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan keagamaan, serta penguatan nilai-nilai kebersamaan.

Sudarisman menambahkan, dalam suasana Ramadan agar meningkatkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, terutama dalam membantu sesama yang membutuhkan. Sekaligus mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga kondusivitas lingkungan, mempererat silaturahmi, serta menjadikan Ramadan sebagai sarana memperkuat persatuan dan kebersamaan.

Sementara itu, Ketua Takmir Mushola Babusalam, Adi Suryanto menyambut baik bantuan tersebut dan mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah kalurahan. “Bantuan ini dinilai sangat membantu dalam upaya perbaikan dan pengembangan mushola yang selama ini dilakukan secara swadaya oleh masyarakat,” bebernya.

Menurut Adi, keterbatasan anggaran seringkali menjadi kendala dalam meningkatkan fasilitas ibadah. Dengan adanya bantuan ini, sejumlah rencana perbaikan seperti renovasi bangunan dan penambahan fasilitas penunjang dapat segera direalisasikan.

Selain penyerahan bantuan, kegiatan safari tarawih juga diisi dengan tausiyah keagamaan yang mengajak jama’ah untuk meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial selama bulan Ramadan. Hal ini semakin menegaskan bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat. Upaya ini menjadi bagian dari langkah konkret dalam membangun kehidupan beragama yang lebih kuat dan berkelanjutan di tengah masyarakat. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)