Penguatan Organisasi Jadi Fokus Utama Rapat Pleno GP Ansor Sleman 2025
- Dec 11, 2025
- Adnan Nurtjahjo
- Pemuda, Keagamaan
Sleman - Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Sleman menggelar rapat pleno di Pondok Pesantren Nurul Ishlahiyyah Bakungan, Sleman, Kamis (11/12/2025), dengan mengangkat tema “Menyalakan Ansor Masa Depan: Konsolidasi, Kaderisasi, Koherensi”. Rapat pleno ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat arah gerakan organisasi sekaligus mempertegas peran Ansor dalam merespons dinamika sosial kemasyarakatan di tingkat lokal maupun nasional.
Kegiatan diawali dengan laporan pelaksanaan program kerja bidang I sampai VII yang dilakukan Ketua Bidang, dilanjutkan dengan pemaparan agenda strategis organisasi tahun 2026 oleh Ketua GP Ansor Sleman, HM. Najib Yuliantoro yang menitikberatkan pada tiga pilar utama yaitu konsolidasi, kaderisasi dan koherensi.
HM. Najib menempatkan konsolidasi sebagai fondasi penting untuk membangun kesatuan gerak antara pengurus cabang, pimpinan anak cabang, hingga ranting di bawahnya. Penegasan struktur dan koordinasi internal menjadi fokus agar seluruh program dapat berjalan efektif dan terukur.
Sedangkan dalam aspek kaderisasi, ditegaskan perlunya pola pembinaan yang lebih sistematis dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Selain itu, penguatan pendidikan kader, perluasan basis keanggotaan, serta peningkatan kualitas pelatihan di berbagai level menjadi prioritas yang dipandang mampu memperkuat kapasitas individu sekaligus memperkokoh struktur organisasi.
“Kaderisasi dipandang sebagai kunci keberlanjutan GP Ansor dalam jangka panjang,” ucap HM. Najib.
Sementara itu, prinsip koherensi ia tekankan sebagai elemen penting dalam menyatukan visi, program kerja, dan tindakan organisasi. Koherensi menjadi instrumen untuk memastikan bahwa seluruh program kerja memiliki keselarasan antara perencanaan dan implementasinya. Melalui pendekatan ini, GP Ansor diharapkan tidak hanya aktif, tetapi juga memiliki relevansi dan dampak nyata bagi masyarakat.
Lebih lanjut, HM. Najib menyampaikan bahwa rapat pleno ini menjadi ruang evaluasi menyeluruh terhadap kinerja organisasi sepanjang tahun berjalan. Ia menegaskan perlunya peningkatan tata kelola, termasuk transparansi program dan keberanian menghadirkan terobosan baru yang lebih kontekstual dengan kebutuhan masyarakat Sleman.
Dalam forum tersebut, para peserta juga menyampaikan laporan perkembangan kegiatan di wilayah masing-masing. Penyampaian laporan ini merupakan langkah penting untuk memperkuat akuntabilitas serta memperjelas capaian program di tingkat anak cabang dan ranting.
Pleno kali ini pun memberikan ruang pembahasan program jangka menengah yang menyoroti isu-isu strategis seperti penguatan literasi digital kader, kolaborasi dengan lembaga pemerintah, serta peran aktif Ansor dalam mitigasi bencana dan ketahanan sosial.
“Berbagai inisiatif ini dianggap penting untuk memastikan peran Ansor tetap responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ungkap HM. Najib.
Harapannya, tema “Menyalakan Ansor Masa Depan” bukan sekadar slogan, melainkan pedoman bertindak dalam menghadirkan organisasi yang modern, inklusif, dan relevan terhadap tantangan masa kini. “
Konsolidasi yang kuat, kaderisasi yang berkualitas, serta koherensi dalam pelaksanaan program menjadi modal penting bagi Ansor untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sosial keagamaan dan kebangsaan di Kabupaten Sleman,” pungkasnya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)