Sekda Sleman Tekankan Peran Strategis Pondok Pesantren Dalam Pembangunan Daerah
- Feb 10, 2026
- Adnan Nurtjahjo
- Keagamaan
Sleman - Peran strategis pondok pesantren dalam mendukung pembangunan daerah kembali ditegaskan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Susmiarto dalam acara Haflah At-Tasyakkur wal Ikhititam ke-94 Pondok Pesantren Putra-Putri Al-Miftah, Mlangi, Kapanewon Gamping, Sleman, Selasa malam (10/2/2026).
Dalam sambutannya, Susmiarto mewakili Bupati Sleman menyampaikan bahwa pondok pesantren memiliki kontribusi penting tidak hanya dalam pembinaan keagamaan, namun juga dalam membangun karakter, moral, dan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing serta berakhlak mulia.
Menurutnya, pesantren telah lama menjadi pilar pendidikan nonformal yang konsisten menanamkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemandirian. Nilai-nilai tersebut dinilai sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Sleman yang menitikberatkan pada penguatan sumber daya manusia dan ketahanan sosial masyarakat.
“Keberadaan pesantren di wilayah Sleman turut berperan dalam menjaga harmoni sosial, memperkuat toleransi, serta mencegah berkembangnya paham-paham yang bertentangan dengan nilai Pancasila dan kebhinekaan,” ucap Susmiarto dihadapan ratusan jama’ah yang hadir.
Ia pun mengapresiasi peran Pondok Pesantren Al-Miftah Mlangi yang telah berdiri selama 94 tahun dan secara konsisten mencetak generasi santri yang berilmu, berakhlak, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan tradisi keilmuan pesantren.
Lebih lanjut, Susmiarto menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman terus mendorong kolaborasi dengan pondok pesantren dalam berbagai program pembangunan, mulai dari bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, hingga penguatan moderasi beragama di tingkat akar rumput.
Kegiatan Haflah At-Tasyakkur wal Ikhititam ini, lanjutnya, menjadi momentum refleksi dan syukur atas perjalanan panjang pesantren dalam mengabdi kepada umat dan bangsa, sekaligus sebagai penguatan komitmen bersama untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh pengasuh Pondok Pesantren Al-Miftah, KH. Ahmad Mabarun Munahar, para kiai, santri, alumni, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemerintah daerah dan unsur forkopimka Kapanewon Gamping.
Melalui peringatan ini, Pemerintah Kabupaten Sleman berharap Pondok Pesantren Al-Miftah Mlangi terus berkembang sebagai pusat pendidikan keislaman yang unggul, inklusif, dan adaptif, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Sleman yang maju, aman, dan berkelanjutan. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)