UPZIS MWCNU Gamping Salurkan Santunan Anak Yatim dan Dhuafa di Trihanggo
- Feb 28, 2026
- Adnan Nurtjahjo
- Sosial
Sleman — Kegiatan pentasyarufan santunan bagi anak yatim dan dhuafa dilaksanakan pengurus Unit Pengelola Zakat Infaq dan Shodaqoh (UPZIS) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gamping di Mushola Darul Barokah, Trihanggo, Gamping, Sleman, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen sosial keagamaan Nahdlatul Ulama dalam memperkuat solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Acara dihadiri oleh Rois Syuriah MWCNU Gamping, KH. Ahmad Mabarun, Ketua Tanfidziyah, Silahudin Djamil, Ketua UPZIS Gamping, Suhartono, Takmir Mushola Darul Barokah, Budik Ariyantono, tokoh masyarakat, serta Badan Otonom Nahdlatul Ulama dari unsur Muslimat, Fatayat, GP Ansor, Banser, serta warga setempat yang turut menyaksikan proses penyaluran santunan. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan sinergi yang kuat antara organisasi keagamaan dan masyarakat dalam membangun kepedulian sosial berbasis nilai-nilai keislaman.
Ketua UPZIS MWCNU Gamping, Suhartono dalam pengantarnya menyampaikan bahwa pentasyarufan santunan ini merupakan bentuk nyata amanah dari para muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya untuk dikelola secara transparan dan tepat sasaran.
“Kegiatan ini tidak hanya sekadar distribusi bantuan, melainkan bagian dari upaya pemberdayaan umat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Suhartono menjelaskan bahwa anak yatim dan dhuafa merupakan kelompok yang perlu mendapatkan perhatian khusus, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar dan pendidikan. Dengan adanya santunan ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban mereka sekaligus memberikan motivasi untuk terus semangat menjalani kehidupan.
Sebanyak 25 anak yatim penerima santunan berupa paket sembako dan uang tunai tampak antusias dan bersyukur atas bantuan yang diberikan. Salah satu wali penerima menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat berarti, terutama dalam memenuhi kebutuhan anak-anak di bulan Ramadan. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut secara berkesinambungan.
Kegiatan pentasyarufan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya berzakat, berinfaq, dan bersedekah. Melalui pengelolaan yang profesional oleh UPZIS, kepercayaan publik terhadap lembaga keagamaan semakin meningkat.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah MWCNU Gamping, Silahudin Djamil menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengentaskan kemiskinan. Dukungan dari berbagai pihak, baik individu maupun lembaga, dinilai sangat penting agar program sosial seperti ini dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat di wilayah Gamping dan sekitarnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kepedulian sosial dan gotong royong semakin tumbuh di tengah masyarakat. “UPZIS MWCNU Gamping berkomitmen untuk terus mengoptimalkan peran sebagai jembatan kebaikan antara para dermawan dan masyarakat yang membutuhkan di wilayah Sleman,” tandas Silahudin. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)