Warga Temuwuh Rintis Embung Bendo Tirto Jadi Destinasi Wisata Air dan Kuliner

  • Jul 08, 2024
  • Aryo Tejo
  • Lingkungan Hidup

Embung Bendo Tirto yang terletak di wilayah Padukuhan Temuwuh Kidul, Kalurahan Balecatur, Kapanewon Gamping merupakan sebuah destinasi wisata air dan kuliner yang baru dirintis oleh masyarakat setempat. Embung yang terletak di kawasan pedesaan yang asri dan dikelilingi oleh pemandangan alam memukau dengan udara sejuk dan segar, serta strategis karena dekat jalan raya nasional menawarkan pengalaman yang tak terlupakan bagi para pengunjung.

Dengan luas yang cukup besar, Embung Bendo Tirto memiliki daya tarik utama berupa waduk buatan yang dapat dimanfaatkan untuk irigasi pertanian sekaligus sebagai tempat wisata air para wisatawan. Pengunjung dapat menikmati pemandangan yang indah sembari bersantai di tepi embung sambil menyantap makanan khas warga setempat maupun berperahu kecil di atas air yang tenang serta berswafoto.

Guna merealisasikan hal tersebut, masyarakat Temuwuh yang menggandeng komunitas relawan Kekandhangan Banyuraden, Komunitas TKD, Forum Pengurangan Risiko Bencana Kalurahan Balecatur, serta pengelola embung melaksanakan kegiatan bakti sosial pembersihan perairan seluas lima ratus meter persegi tersebut pada Selasa pagi (8/7/2024) dengan memunguti sampah dan mencabuti tanaman liar agar terlihat menarik bagi wisatawan sehingga dapat meningkatkan perekonomian lokal.

Menurut keterangan Firmansyah selaku Dukuh Temuwuh Kidul yang didampingi Ketua Komunitas Relawan Kekandhangan Banyuraden, dr. Bambang Edi Susyanto menyatakan rintisan destinasi wisata ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kalurahan Balecatur dan masyarakat setempat yang diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata unggulan yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Upaya promosi terus kami lakukan melalui media sosial dan event-event lokal untuk menarik lebih banyak pengunjung. Dengan segala potensi yang dimilikinya, Embung Bendo Tirto diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi wisata favorit di masa mendatang,” cetus Firmansyah.

Ke depan, di sekitar embung akan didirikan sejumlah warung makan dan kios bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menyajikan beragam menu hidangan khas lokal seperti nasi liwet, ikan bakar, dan sayur lodeh yang dibuat dari bahan-bahan segar hasil bumi setempat yang memberikan cita rasa otentik dan lezat. Nantinya para pengunjung dapat menciptakan pengalaman kuliner yang tidak hanya memanjakan lidah tetapi juga mata.

Adapun pembangunan Embung Bendo Tirto dilakukan sejak beberapa tahun yang lalu setahap demi setahap. Dengan dilakukannya pembersihan oleh warga bersama komunitas relawan Kekandangan diharapkan Embung Bendo Tirto menjadi bersih dan patut untuk dijadikan sebagai destinasi wisata air dan kuliner di wilayah Kalurahan Balecatur, Kapanewon Gamping.

Selama ini air Embung Bendo Tirto tidak pernah kering dikarenakan pasokan air berasal dari tiga sumber mata air di sekitar Embung dan menyediakan spot-spot memancing yang strategis sehingga mendukung bagi para pengunjung yang memiliki kegemaran memancing ikan. Dengan berbagai fasilitas seperti toilet, area parkir yang luas, serta taman bermain bagi anak-anak maka Embung Bendo Tirto diharapkan menjadi destinasi yang cocok untuk wisata keluarga maupun acara komunitas yang secara simbolis ditandai dengan pelepasan tiga ekor burung perkutut oleh pemangku wilayah.

Pelepasan burung perkutut dalam acara bakti sosial pembersihan embung tersebut memiliki makna simbolis yang dalam lantaran burung perkutut sering dianggap sebagai simbol perdamaian, kebebasan, dan harmoni dengan alam. Sedangkan dalam konteks pembersihan embung, pelepasan burung ini melambangkan niat baik untuk menjaga lingkungan dan menciptakan ekosistem yang bersih dan sehat, serta sebagai doa dan harapan agar alam kembali bersih dan damai yang mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

(Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)